Canva Targetkan Melatih 5.000 Pelaku Ekonomi Kreatif di 2026
Canva, platform komunikasi visual, dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menjalin kerja sama strategis untuk mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif nasional. Kolaborasi ini mencakup penyediaan akses terhadap alat desain, pelatihan keterampilan, serta konten lokal berbasis budaya, guna mendukung pelaku ekonomi kreatif dalam membangun usaha dan merek mereka secara lebih percaya diri.
Yani Hornilla Donato, Kepala Regional Canva untuk Asia Tenggara, menjelaskan Canva berkomitmen mendukung pelaku UMKM dalam memasarkan produk melalui pelatihan desain visual digital yang lebih relevan secara lokal, melalui program Canvassador. “Lewat peningkatan keterampilan ini, kami tidak hanya mengajarkan cara menggunakan Canva, tetapi juga mendorong literasi digital, kreativitas, serta membantu mereka memaksimalkan potensi Canva dalam mencapai tujuan mereka,” ujarnya pada seremoni penandatanganan kesepakatan di Jakarta, Senin (28/7/2025).
Yani menyampaikan Canva mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menyederhanakan proses pengeditan, memungkinkan kreator memproduksi konten lebih cepat dan efisien. Untuk pasar Indonesia, Canva berinvestasi dalam menghadirkan pengalaman lokal, mulai dari konten dan bahasa hingga kemudahan penggunaan, agar pengguna lebih percaya diri dalam mempromosikan produknya.
Canva melalui 180 Canvassador yang tersebar di 34 provinsi telah melatih sekitar 400 ribu orang sepanjang tahun 2024. Pelatihan ini diberikan secara berkala, tak hanya untuk pelaku UMKM, tetapi juga untuk tenaga pengajar, pelajar, komunitas kreatif, dan masyarakat umum di seluruh Indonesia.
Canva dan Kementerian Ekonomi Kreatif menjalin kolaborasi demi memperkuat pengembangan talenta digital di bidang desain grafis. “Kami optimistis, melalui investasi dan kolaborasi bersama kementerian, tim Canva Indonesia, dan para Canvassador mampu melatih hingga 5.000 pelaku ekonomi kreatif pada tahun depan,” tutup Yani. (*)