Bisnis Jual Beli Mobil Bekas Dongkrak Pendapatan ASLC pada Kuartal II 2025
PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) melewati periode kuartal II 2025 dengan sukses. Meski industri otomotif nasional sedang lesu, namun pendapatan Perseroan pada periode ini naik signifikan berkat strategi bisnis yang pintar.
Unit bisnis lelang (JBA), penjualan retail mobil bekas (Caroline.id), dan pegadaian (MotoGadai), serta terus perkuat dan percepat digitalisasi unit bisnis Caroline.id melalui integrasi layanan online to offline (O2O) yang mempermudah konsumen dalam membeli mobil bekas, terbukti mampu membantu meningkatkan pendapatan Perseroan. Peningkatan pendapatan Perseroan capai 17,1%, atau Rp447,1 miliar dari Rp381,8 miliar.
Akselerasi digital Caroline mencerminkan komitmen ASLC dalam mendorong efisiensi, transparansi, dan kepercayaan dalam pasar mobil bekas di Indonesia yang menggabungkan kemudahan digital dan kepercayaan dari layanan fisik. Layanan ini memudahkan konsumen bisa mencari mobil secara online sekaligus dapat memastikan kualitasnya secara langsung sebelum membeli.
Presiden Direktur Autopedia Sukses Lestari, Jany Candra mengatakan layanan O2O telah menjadi keunggulan ASLC dibanding kompetitor. Bahkan per 1 Agustus, perseroan akan luncurkan layanan baru ‘Titip Jual’ bagi pemilik mobil premium yang memungkinkan mereka untuk memperoleh alternatif penawaran melalui platform digital Caroline.
"Titip Jual hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pemilik mobil premium yang ingin tetap mengontrol harga jual kendaraannya, tetapi tidak mau direpotkan proses penjualan sendiri,” ujar Presiden Direktur Autopedia Sukses Lestari, Jany Candra, Selasa (29/7/2025).
Perseroan juga berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp21,1 miliar. Dari seluruh pendapatan ASLC tersebut, Caroline.id merupakan unit bisnis yang memberi kontribusi paling besar dengan total nilai sebesar Rp313,4 miliar. Sepanjang Kuartal II 2025, Caroline.id menyumbang hingga 70% dari seluruh pendapatan perseroan.
Sebagai balai lelang, JBA mencatat pertumbuhan pendapatan sekitar 3,3%, yang didorong oleh peningkatan volume kendaraan yang dilelang sebesar 2,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan dukungan infrastruktur, jaringan, dan ekosistem yang kuat, JBA berhasil mengukuhkan posisinya sebagai pemain utama di bisnis balai lelang, dengan menguasai sekitar 40% dari pangsa pasar.
Sementara MotoGadai, unit bisnis pegadaian yang baru dirintis tahun lalu telah menghasilkan pendapatan sebesar Rp3,6 miliar.
Memperhatikan pertumbuhan kinerja Caroline.id yang solid dan berkesinambungan, ASLC bertekad untuk terus melanjutkan ekspansi. Untuk semakin meningkatkan jangkauan pasar, Perseroan akan terus membangun simpul-simpul baru jaringan showroom Caroline.id di area-area strategis di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.
Tahun ini, ASLC menargetkan pembukaan empat showroom Caroline. Dari target tersebut, 2 showroom telah berhasil dioperasikan: Caroline Cibubur yang telah melayani pelanggan sejak April, dan CarolinePasir Kaliki, Bandung, yang mulai beroperasi pada Juni. Showroom Pasir Kaliki ini merupakan showroom Caroline keempat di area Bandung.(*)