Irvan Mahidin Pimpin Ivendo 2025–2029, Targetkan Industri Event Naik Kelas
Dewan Industri Event Indonesia (Ivendo) resmi melantik jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) periode 2025–2029 di bawah kepemimpinan Irvan Mahidin Sukamto, yang baru terpilih sebagai Ketua Umum DPP Ivendo 2025–2029.
“Hari ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah titik awal memperkuat kolaborasi dan mengakselerasi peran Ivendo sebagai garda depan industri event Indonesia. Ivendo bukan milik pribadi. Ivendo adalah rumah besar bagi seluruh pelaku industri event di Indonesia,” kata Irvan.
Irvan menegaskan, Ivendo akan memprioritaskan profesionalisasi industri melalui sertifikasi kompetensi, pembangunan ekosistem usaha yang sehat, advokasi kebijakan nasional, serta perluasan ruang pertumbuhan bagi seluruh DPD di Indonesia.
Di tangan Irvan, targetnya industri event naik kelas selama periode kepemimpinannya. Agar bisa naik kelas, Ivendo akan melakukan berbagai gebrakan, misalnya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak — baik asosiasi event hingga penyelenggara event yang ada di Indonesia maupun kerja sama internasional.
“Karena targetnya Ivendo naik kelas dan diperhitungkan di kancah internasional," katanya.
Selain itu, Irvan juga akan menggandeng pemerintah provinsi dan kabupaten untuk melakukan audiensi dan koordinasi agar event daerah juga bisa diangkat. “Kita merancang event sendiri atau juga yang pastinya itu membuka peluang baru, bikin event di daerah-daerah,” ujarnya.
Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata, Vinsensius Jemadu, menambahkan bahwa industri event tidak hanya soal perayaan dan panggung hiburan, tapi juga sebagai instrumen yang dipakai untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi ke arah positif.
Vinsensius mengingatkan, asosiasi dan industri event juga harus memperhatikan tantangan besar yang dihadapi di tengah ketidakpastian ekonomi global, dinamika kebijakan, efisiensi nasional, serta tuntutan keberlanjutan.
Ivendo diharapkan antisipatif dan kolaboratif dengan situasi yang tidak pasti. Perlu hadapi tantangan dan berharap Ivendo mengambil peran lebih aktif, memperkuat data kelola pariwisata tapi tidak meninggalkan profesionalisme dengan sertifikasi sehingga penyelenggara event makin diakui di nasional dan internasional.
Terkait sertifikasi, Irvan juga menargetkan akan melakukan 500 sertifikasi gratis untuk seluruh anggota, dalam berbagai macam klasterisasi seperti event planner, event logistik, marcomm, event management, dan lain-lain.
Saat ini, laporan dari ketua umum sebelumnya untuk anggota Ivendo yang sudah tersertifikasi itu sudah sekitar 25 persen dari 500. Targetnya kalau bisa 50 persen secara bertahap.
Selain pelantikan pengurus baru, Ivendo juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan beberapa penyelenggara acara seperti Indonesia Event Academy, LSP Event Professional Indonesia, Javme Indonesia, Discovering The Magnificence of Indonesia, dan Kawan Bantu. (*)