Didukung Inovasi Digital dan Sinergi Grup BRI, Jumlah Investor BRI Danareksa Sekuritas Tembus 360 Ribu per Juni 2025

Didukung Inovasi Digital dan Sinergi Grup BRI, Jumlah Investor BRI Danareksa Sekuritas Tembus 360 Ribu per Juni 2025
BRI

PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) mencatatkan pertumbuhan jumlah investor, baik dari segmen ritel maupun institusi, menjadi 360 ribu per akhir Juni 2025. Jumlah ini meningkat 26% dibandingkan semester I/2024 yang tercatat sebanyak 286 ribu investor.

Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas, Laksono Widodo, mengungkapkan bahwa pertumbuhan tersebut sejalan dengan strategi perusahaan dalam memperluas basis investor di kedua segmen.

“Sedangkan untuk nasabah institusi terdapat dua nasabah baru selama periode yang sama,” ujarnya dalam pesan tertulis kepada SWA.co.id, Rabu (30/7/2025).

Untuk mendorong ekspansi segmen institusi, BRIDS akan meningkatkan sinergi dengan induk usaha, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Kolaborasi ini mencakup perluasan layanan kemitraan pinjaman bagi nasabah korporasi, perbankan komersial, hingga treasuri BRI.

Sementara itu, di segmen ritel, BRIDS menyiapkan berbagai inovasi produk dan layanan broker, termasuk interest-based product, baik melalui sinergi dengan BRI maupun perusahaan manajemen kekayaan lainnya. Salah satu fokus utamanya adalah pengembangan layanan transaksi saham dan obligasi melalui aplikasi super BRImo milik BRI.

Langkah ini diyakini akan memberikan kemudahan bagi nasabah BRI untuk mengakses layanan pasar modal secara langsung dari satu platform digital. “Diharapkan akan meningkatkan pangsa pasar BRIDS pada segmen ritel,” tutup Laksono.

Tak hanya mengembangkan sisi investor, BRIDS juga aktif di lini investment banking. Perusahaan saat ini memiliki tiga perusahaan dalam pipeline pencatatan penawaran umum perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Ketiga calon emiten tersebut berasal dari sektor manufaktur, kesehatan, dan logistik, dan dijadwalkan melantai pada kuartal IV/2025.

Di samping itu, BRIDS juga berencana menerbitkan sahamnya sendiri (equity issuance) pada semester II/2025 sebagai bagian dari langkah penguatan struktur modal dan pengembangan usaha jangka panjang. (*)

Baca juga: BRI Danareksa Sekuritas Bawa Tiga Perusahaan IPO di Tahun Ini, Apa Saja Sektornya?

# Tag