Unilever Cetak Laba Bersih Rp2,2 Triliun Pada Semester I/2025

nullPresiden Direktur UNVR, Benjie Yap. (Tangkapan layar: Syifa Nur Layla/SWA)

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) pada semester I/2025 membukukan penjualan senilai Rp18,2 triliun atau turun 4,4% dari Rp19,04 triliun di periode yang sama pada 2024. Laba bersih perseroan menyusut sebesar 12,6% atau menjadi Rp2,2 triliun.

Meski begitu, Presiden Direktur UNVR, Benjie Yap menuturkan kinerja finansial ini pada periode itu mengalami perbaikan jika dibandingkan semester II/2024. lantaran penjualan tumbuh 13% dan laba bersih juga naik 139,0%.

“Berbagai merek yang mewakili 55% dari portofolio kami telah mencatat pertumbuhan, sekaligus cerminan bahwa konsumen menerima produk kami dengan baik,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (31/7/2025).

Adapun pangsa pasar UNVR pada kuartal II/2025 secara volume sebesar 33,1% atau meninggi tipis dibandingkan kuartal I/2025 yakni 32,8%. Penjualan UNVR berasal dari pasar domestik dan ekspor yang masing-masing berkontribusi senilai Rp17,6 triliun dan Rp578 miliar sepanjang semester I/2025.

Dari 55% portofolio, terdapat 14 merek UNVR yang laris manis di pasaran. Mulai dari Pepsodent, Bango, Royco, Sunlight, AXE, Close Up, Clear Men, Tresemme, Glow&Lovely. Wall’s, Cornetto, Magnum, Twister hingga Hellmann’s.

Dari portofolio ini, pejualan dalam negeri mayoritas adalah produk kebutuhan rumah tangga dan perawatan tubuh sebesar Rp10,9 triliun; makanan dan minuman Rp6,6 triliun. Lalu ekspor produk kebutuhan rumah tangga dan perawatan tubuh Rp475 miliar; makanan dan minuman Rp103 miliar.

Benjie mengatakan manajemen UNVR berencana membeli kembali atau buyback saham perseroan senilai Rp2 triliun sepanjang tiga bulan ke depan. “Inisiatif ini menegaskan komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan imbal hasil bagi pemegang saham, sambil tetap menjaga fleksibilitas keuangan untuk berinvestasi dalam pertumbuhan di masa depan,” pungkasnya. (*)

# Tag