MR. D.I.Y. Berambisi Buka 270 Toko Baru di Tengah Munculnya Fenomena Rojali
Di tengah tekanan daya beli masyarakat yang masih melemah dan fenomena Rojali (Rombongan Jarang Beli), PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) tetap menunjukkan kinerja solid dan ekspansi agresif sepanjang paruh pertama 2025.
Perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp3,7 triliun pada semester I/2025, naik 16,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang senilai Rp3,2 triliun.
Namun, laba bersih perusahaan tercatat mengalami sedikit penurunan. Pada periode yang sama, MDIY mencatatkan laba bersih Rp507,4 miliar, turun 5% dibandingkan Rp534,2 miliar pada semester I/2024. Margin laba bersih ikut terkoreksi menjadi 13,6%.
Chief Financial Officer MDIY, Rika Juniaty Tanzil, mengakui bahwa sejumlah tantangan eksternal turut memengaruhi performa laba perusahaan. Menurutnya, ada sejumlah tantangan yang dihadapi, seperti penurunan daya beli masyarakat.
Meski demikian, dari sisi volume transaksi, MDIY mencatatkan pertumbuhan yang menjanjikan. Total jumlah transaksi mencapai 47,6 juta atau meningkat 11,6% secara tahunan. Lonjakan transaksi ini menjadi bukti bahwa fundamental bisnis MDIY tetap kuat, dan perusahaan tetap percaya diri dalam mengeksekusi strategi ekspansi.
“Dari total gerai 128 yang dibuka, kami sudah mengeluarkan Rp400 miliar dengan masing-masing gerai sekitar Rp2,5-3 miliar. Itu terhitung untuk renovasi beserta inventory di dalamnya,” ungkap Rika, Kamis (31/7/2025). Ia menjelaskan bahwa strategi ekspansi gerai ini dibiayai dari tiga sumber utama: dana hasil IPO, kas dari operasional, dan pinjaman perbankan.
Target ekspansi MDIY sepanjang 2025 pun terbilang ambisius. Setelah membuka 128 gerai baru selama enam bulan pertama, perseroan membidik pembukaan total 270 gerai hingga akhir tahun.
Dengan tambahan tersebut, jumlah gerai MDIY kini telah mencapai 1.086 unit, menjadikannya salah satu jaringan ritel terbesar di sektornya.
Tidak hanya fokus pada pembukaan gerai baru, MDIY juga tengah memperluas fasilitas gudangnya. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok serta mengantisipasi pertumbuhan permintaan di masa mendatang. Baik gerai maupun gudang akan berdampak pada profitabilitas jangka pendek dan memperkuat fondasi MDIY.
Sementara itu, arus kas operasional perusahaan menunjukkan tren positif. Selama semester I/2025, arus kas operasional meningkat signifikan sebesar 167% menjadi Rp533 miliar. Kenaikan ini menunjukkan kondisi likuiditas perusahaan yang semakin stabil. Selain itu, posisi gearing ratio juga tetap sehat di level 0,4x.
“Selama semester I/2025, kami menyelaraskan investasi pada area berdampak tinggi, yang diproyeksikan mulai menunjukkan hasil pada paruh kedua tahun ini dan seterusnya,” pungkas Rika.
Dengan kombinasi strategi ekspansi agresif, efisiensi operasional, dan penguatan infrastruktur, MDIY bersiap menjaga momentum pertumbuhannya hingga akhir tahun. (*)