K-Green Foundation Membangun Infrastruktur Ekonomi Sirkular

K-Green Foundation yang dipimpin Choi Yul mengumumkan peluncuran kampanye PlasticEcoCycle di Jakarta, Indonesia. Kampanye ini bertujuan mengumpulkan botol PET bekas untuk didaur ulang secara lokal menjadi produk baru, yang kemudian disumbangkan kembali kepada masyarakat.
Ha Sodam, Senior Producer K-Green Foundation , menyatakan kampanye ini tidak hanya menciptakan produk daur ulang. Lebih dari itu, kampanye ini berhasil membangun sebuah struktur yang mendorong masyarakat untuk memahami nilai sumber daya dan berpartisipasi dalam pemilahan sampah yang benar. "Ini adalah contoh nyata yang sangat berarti, bagaimana keahlian Korea dalam kampanye ekonomi sirkular dapat berkontribusi dalam menyelesaikan isu-isu lingkungan global," ungkap Sodam dikutip dalam keterangan tertulis di Kamis (31/7/2025)
Indonesia menempati posisi kedua sebagai penghasil sampah plastik laut terbesar di dunia dengan produksi sampah sekitar 19 juta ton setiap tahun. Di beberapa wilayah pesisir bahkan terlihat ‘pulau plastik’ yang mengambang akibat parahnya pencemaran. Menyadari pentingnya Indonesia sebagai pusat manufaktur bagi banyak perusahaan Korea, K-Green Foundation (KGF) menginisiasi kampanye PlasticEcoCycle dengan dukungan dari Hyundai Motor Group dan Community Chest of Korea.
Melalui kampanye ini, warga Indonesia dapat berpartisipasi langsung dalam pengumpulan botol PET. Botol-botol tersebut kemudian diubah menjadi produk daur ulang seperti boneka dan kaus yang semuanya diproduksi secara lokal dan didistribusikan kembali kepada masyarakat.
Dalam setahun terakhir, KGF telah berkolaborasi dengan mitra domestik dan internasional untuk merancang produk, membangun sistem produksi dan verifikasi kualitas yang disesuaikan dengan kondisi daerah, serta membangun model ekonomi sirkular berkelanjutan yang berakar di wilayah tersebut.
Sejak tahun 2022, Hyundai Motor Company telah berkolaborasi dengan Save the Children untuk memasang tempat sampah khusus pengumpul botol PET di 89 fasilitas umum, termasuk 20 sekolah yang tersebar di Jakarta. Inisiatif ini bertujuan menumbuhkan budaya pemilahan sampah yang baik di tengah masyarakat. Botol-botol yang terkumpul kemudian diproses menjadi benang daur ulang oleh PT Win Textile, dan selanjutnya dijahit oleh PT Winners. Seluruh proses produksi ini didukung penuh oleh sistem rantai pasok terintegrasi dari eksportir garmen, SAE-A. SAE-A telah berperan penting dalam menyediakan teknologi yang memungkinkan produksi kaus secara lokal di Indonesia, yang berhasil mengatasi berbagai tantangan infrastruktur sekaligus membangun model produksi sirkular yang sukses.
Sebanyak 701,76 kilogram botol PET telah digunakan untuk memproduksi 5.000 boneka dan 4.600 kaus. Produk-produk ini kemudian didonasikan kepada anak-anak di Jakarta atau didistribusikan sebagai hadiah. Langkah ini memberikan pengalaman nyata kepada masyarakat tentang bagaimana ekonomi sirkular bekerja secara konkret.
Pada 19 Juni, KGF mengadakan acara peluncuran resmi di Hyundai Motorstudio Senayan Park, Jakarta. Acara ini merayakan pencapaian kampanye hasil kerja sama dengan para mitra. Acara tersebut dihadiri oleh Chairman K-Green Foundation, Choi Yul; Executive Director Hyundai Motor Group, Hyunjin Jung; President Director PT Hyundai Motors Indonesia, Ju Hun Lee; Director of Humanitarian and Impact Innovation Save The Children Indonesia, Fadli Usman; SAE-A ESG Director, Seoyeon Lee; CEO PT Win Textile, Mancheol Choi; dan perwakilan dari Plasticpay. Pelaksana Tugas Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Park Soo-deok turut hadir dalam acara tersebut.
Kampanye ini juga mencakup berbagai program yang melibatkan warga lokal, seperti lokakarya pembuatan pembatas buku daur ulang dari sisa kain, webinar tentang sirkulasi sumber daya, dan misi pemilahan botol PET secara luring menggunakan kotak pengumpul yang telah ditentukan. Upaya-upaya ini berhasil mendorong partisipasi aktif dari warga Indonesia. Produk daur ulang didistribusikan sebagai hadiah, memungkinkan peserta merasakan manfaat daur ulang sumber daya secara bermakna. Produk daur ulang tersebut juga menjadi bagian dari aktivasi Hyundai pada pameran otomotif terbesar di Indonesia, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Dalam acara ini, Hyundai mengajak para pengunjung untuk mengumpulkan botol plastik sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan. (*)