DBS Foundation Berikan Pelatihan Digital di Coding Camp 2025

null(Foto: Bank DBS Indonesia)

Bank DBS Indonesia bersama DBS Foundation telah memberikan pelatihan teknologi intensif selama satu semester kepada 3.000 mahasiswa dan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Program Coding Camp 2025 powered by DBS Foundation ini memberikan pelatihan dasar pada 57.000 talenta digital di bidang front end & back end dan machine learning.

Program ini telah menghasilkan 30.864 kredensial mikro atau sertifikat kompetensi baru di bidang Front-End & Back-End atau Machine Learning level dasar hingga mahir untuk Indonesia.

Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia, Lim Chu Chong, menuturkan Coding Camp 2025 powered by DBS Foundation merupakan wujud dari pilar keberlanjutan ketiga Bank DBS, yaitu Impact Beyond Banking. "Pelatihan ini tidak hanya membekali mereka dengan keterampilan digital, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menjadi talenta masa depan yang mampu menjadi inovator, pemecah masalah, dan pemimpin ekonomi digital masa depan.” ucapnya dalam siaran pers yang dikutip Jumat (1/8/2025).

Para peserta memiliki bekal tech skills, soft skills, serta bahasa Inggris yang multidisiplin untuk memulai karier pertama sebagai seorang full-stack developer ataupun AI/machine-learning engineer.

Pada fase akhir pelatihan itu para peserta mengkreasikan 482 karya digital yang bertujuan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan sosial di masyarakat.Lim mengungkapkan, Coding Camp kali ini ini melibatkan para karyawan Bank DBS Indonesia untuk mengajar mengenai literasi finansial serta kelas soft skills. Sebanyak 103 karyawan telah berkontribusi mengajar selama 2.852 jam dalam program sukarela karyawan.

Sejak 2023, Coding Camp by DBS Foundation memberikan pelatihan teknologi untuk menyajikan pembelajaran terstruktur dan berkualitas tinggi, demi membentuk lulusan terampil yang siap berkarier di industri. Program ini bagian dari komitmen Bank DBS yang telah mengalokasikan SG$1 miliar selama 10 tahun ke depan untuk mendukung komunitas rentan dan meningkatkan dampak sosial.

Memasuki tahun ketiganya program ini, Bank DBS terus mendorong dampak program yang lebih luas. Program ini bertransformasi menjadi pelatihan intensif berdurasi 833 jam untuk siswa SMK dan 928 jam untuk mahasiswa.

"Melalui seleksi ketat dari 63.000 pendaftar, terpilih 2.400 peserta dari kalangan mahasiswa dan 600 peserta dari kalangan siswa SMK yang berasal dari 575 sekolah dan kampus seluruh Indonesia." tutur Lim. Bahkan sebanyak 32,% di antaranya adalah perempuan, 93% dari kota kecil menengah, dan 625 orang berasal dari latar belakang ekonomi prasejahtera.

Melihat luasnya dampak sosial dari program ini, maka Coding Camp powered by DBS Foundation akan kembali hadir pada 2026. Nantikan informasi pendaftarannya pada Oktober 2025. (*)

# Tag