Terinspirasi Keindahan Bangunan Candi, Brilianto Usung Tema Mahakirti di Panggung JF3 2025

null

Koleksi Brilianto di Runway JF3, di Summarecon Mall Serpong, Tangerang. (Foto: JF3)

Jakarta Fashion & Food Festival (JF3) 2025 kembali menjadi panggung bagi para desainer muda Indonesia menampilkan kreativitas terbaik mereka.

Di antara sorotan utama yang digelar di Summarecon Mall Serpong, Tangerang, nama Brilianto mencuat dengan koleksi bertajuk Mahakirti, sebuah presentasi glam streetwear yang memadukan keindahan teknik patchwork dengan semangat keberlanjutan.

"Mahakirti adalah bentuk penyempurnaan patchwork yang menggabungkan budaya tradisional dan modernitas dalam satuan konsep glam streetwear," ujar Brilianto dalam siaran pers yang diterima SWA.co.id.

Kata Mahakirti sendiri berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti karya agung, mulia, dan berdampak besar — sebuah refleksi dari ambisi dan pesan yang ingin disampaikan sang desainer.

Terinspirasi dari keindahan arsitektur candi, Brilianto merancang Mahakirti sebagai interpretasi visual dari tumpukan batu-batu besar yang membentuk struktur bersejarah nan sakral.

Lewat 40 look yang terdiri atas busana pria dan wanita siap pakai, koleksi ini menampilkan olahan limbah kain perca yang disusun secara rapi dan dinamis, memperkuat nilai sustainable fashion yang diusung.

Teknik patchwork, yang menjadi pusat dari koleksi ini, digunakan dengan ketelitian tinggi. Potongan-potongan kain dengan warna, tekstur, dan pola berbeda digabungkan menjadi satu kesatuan visual yang harmonis.

Dalam dunia fesyen, patchwork lazim digunakan dalam pembuatan quilt atau aksesori dekoratif. Namun di tangan Brilianto, teknik ini berkembang menjadi bahasa ekspresi yang segar dan progresif.

Mahakirti tak hanya menonjol secara estetika, tetapi juga membawa pesan lingkungan yang kuat. Dengan memanfaatkan sisa kain — yang kerap dianggap tak berguna — Brilianto menyulapnya menjadi busana yang tak hanya wearable, tetapi juga sarat makna. Koleksi ini merupakan bukti bahwa keberlanjutan tak harus meninggalkan keindahan dan glamor.

Dengan pencapaian ini, Brilianto menempatkan dirinya sebagai desainer muda yang tak hanya menguasai teknik, tapi juga memiliki kepekaan budaya dan kepedulian terhadap masa depan bumi.

Di tengah semarak JF3, Mahakirti hadir bukan sekadar koleksi, melainkan pernyataan: bahwa warisan dan inovasi bisa berjalan beriringan dalam satu bentang karya agung. (*)

# Tag