Pengendali Perdana Gapura Prima (GPRA) Transaksi Silang Saham, Tambah Kepemilikan Jadi 61,36%
Emiten properti dan real estate, PT Perdana Gapura Prima Tbk (GPRA), melaporkan transaksi jual beli saham yang dilakukan oleh pengendalinya, PT Abadimukti Guna Lestari, pada 29–30 Juli 2025. Total sebanyak 32,43 juta saham dijual, sementara 80,71 juta saham dibeli oleh entitas yang sama.
Mengacu pada keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (1/8/2025), rentang harga transaksi berada di level Rp148–Rp153 per saham. Persentase saham yang ditransaksikan setara dengan 1,13% dari total saham beredar.
Pasca transaksi, kepemilikan Abadimukti Guna Lestari di GPRA meningkat dari 60,23% menjadi 61,36%, atau setara 2,62 miliar lembar saham. Sebelumnya, kepemilikan mereka tercatat sebanyak 2,57 miliar lembar saham.
Nilai penjualan saham diperkirakan mencapai Rp4,85 miliar, sementara dana yang dikucurkan untuk pembelian mencapai Rp12,10 miliar.
“Tujuan dari transaksi untuk investasi,” tegas Direktur PT Abadimukti Guna Lestari, Rudy Kurniawan, dalam keterangan resminya di BEI.
Pada penutupan perdagangan 1 Agustus 2025, saham GPRA melemah tiga poin atau 2% ke level Rp147 dari sebelumnya Rp150. Dengan harga tersebut, kapitalisasi pasar GPRA tercatat sebesar Rp628,7 miliar, dengan volume transaksi harian mencapai 124,8 juta saham. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.