OJK: Outstanding Pinjol Capai Rp83,52 Triliun per Juni 2025, TWP90 Turun ke 2,85%

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, memaparkan materi sebagai hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Juli 2025 secara daring pada Senin (4/8/2025). Tangkapan layar Nadia K. Putri/SWA
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, Senin (4/8/2025). (Foto: Tangkapan layar Nadia K. Putri/SWA)

Outstanding pembiayaan pinjaman daring atau online (pinjol) per Juni 2025 tercatat senilai Rp83,52 triliun.

Angka ini disampaikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Juli 2025. Nilai tersebut naik dibanding posisi Mei 2025 yang mencapai Rp82,59 triliun, dan April 2025 sebesar Rp80,94 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, menjelaskan bahwa Tingkat Wanprestasi 90 Hari (TWP90) juga menunjukkan perbaikan pada Juni 2025. Setelah sempat naik ke level 3,19% pada Mei dan 2,93% di April, TWP90 turun menjadi 2,85%.

“Pada industri pinjaman daring atau pindar, outstanding pembiayaan di Juni 2025 tumbuh 25,06% year-on-year dengan nominal Rp83,52 triliun,” jelas Agusman dalam acara hasil RDKB Juli 2025 secara daring pada Senin (4/8/2025).

Sepanjang semester I/2025, tren pembiayaan peer-to-peer lending (P2P lending) cenderung meningkat secara konsisten. Pada Januari 2025, total pembiayaan tercatat Rp78,50 triliun, dengan TWP90 di angka 2,52% dan pertumbuhan tahunan mencapai 29,94%.

Bulan berikutnya, Februari, angkanya naik menjadi Rp80,07 triliun dengan TWP90 sebesar 2,78%. Pertumbuhan tahunan pada bulan tersebut mencapai 31,06%.

Pada Maret 2025 terjadi penurunan tipis menjadi Rp80,02 triliun, disertai sedikit perbaikan pada TWP90 menjadi 2,77%. Pertumbuhan tahunan saat itu sebesar 28,72%.

Memasuki April, outstanding kembali naik ke Rp80,94 triliun, sementara TWP90 naik ke 2,93% dan pertumbuhan tahunan tercatat 29,01%. Laju pertumbuhan tahunan mulai melandai di bulan-bulan berikutnya.

Pada Mei 2025, pembiayaan mencapai Rp82,59 triliun dengan TWP90 melonjak ke 3,19%. Pertumbuhan tahunan saat itu tercatat 27,93%. Lalu pada Juni 2025, pembiayaan menyentuh Rp83,52 triliun dan TWP90 terkoreksi turun ke 2,85%, dengan pertumbuhan year-on-year 25,06%. (*)

# Tag