Hyundai Menjaring SPK 3.017 Unit di GIIAS 2025, Stargazer Yang Paling Banyak SPK-nya
PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mencatatkan capaian positif selama ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Pada pameran otomotif ini, Hyundai berhasil membukukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) mencapai 3.017 unit.
Capaian tersebut membuktikan masih tingginya antusiasme masyarakat terhadap lini kendaraan Hyundai yang semakin lengkap dan sesuai kebutuhan pelanggan Tanah Air, yang didukung oleh rangkaian fitur unggulan Stargazer Cartenz, termasuk Smart Cruise Control dengan Stop & Go, Front Parking Distance Warning, dan Built-in Navigation.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pelanggan yang telah mempercayakan Hyundai sebagai mobil pilihan mereka. Capaian ini membuktikan kepercayaan yang terus tumbuh terhadap solusi mobilitas Hyundai, serta memperkuat komitmen kami untuk menghadirkan produk dan layanan yang memberikan nilai lebih bagi pelanggan,” kata Ju Hun Lee, President Director Hyundai Motors Indonesia di Jakarta, Selasa (12/8/2025).
Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia, menyampaikan minat konsumen yang tinggi terhadap produk Hyundai di GIIAS tahun ini mencerminkan apresiasi yang semakin besar terhadap inovasi dan teknologi yang ditawarkan. “Ke depannya, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi konsumen Indonesia,” ungkapnya.
Stargazer memimpin dengan jumlah SPK tertinggi dari total penjualan Hyundai selama GIIAS. Ini diikuti oleh SPK New Creta dan All-New Palisade.
Stargazer Cartenz dan Cartenz X melakukan peluncuran global pertamanya di GIIAS 2025. Sebagai bagian dari pengembangan Hyundai Stargazer, yang merupakan model andalan Hyundai di Indonesia, nama “Cartenz” dipilih untuk mencerminkan visi yang lebih tinggi. Terinspirasi dari Puncak Cartenz, titik tertinggi di Indonesia, nama ini mencerminkan standar tinggi dalam kenyamanan dan inovasi.(*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.