Jazira Wisata Bidik Segmen Urban di Paket Umrah Ini
Umrah mandiri kembali menjadi tren di belakangan ini. Para jemaah umrah berburu promo tiket pesawat, booking hotel, sampai memproses visa secara mandiri. Aman dan nyaman, urusan sekian. Judulnya, bisa umrah murah! Saat berangkat bahagia, ujungnya terlantar di bandara.
Fenomena ini oleh Kementerian Agama disebut umrah non prosedural. Padahal, ada skema brilian sebagai solusi yaitu Umrah Suka Suka seperti terobosan mutakhir Jazira Wisata.
Sister company dari Cheria Holiday ini memberi fleksibilitas jemaah umrah pada 1447 H untuk memilih tanggal keberangkatan, maskapai, durasi, hingga opsi destinasi. Prioritasnya agar perjalanan haji kecil terasa aman, nyaman, dan berkesan.
“Umrah bukan semata ritual, melainkan menata hati secara spiritual. Umrah bukan sekadar perjalanan, melainkan panggilan dari CEO alam semesta. Konteksnya tidak sesempit murah atau mahal. Perihal menjadikan umrah berharga dan bermakna,” ujar Nuryadin Yakub, Direktur Jazira Wisata, pada keterangannya yang dikutip SWA.co.id di Jakarta, Selasa (12/8/2025).
Menurut data APAC Markets Saudi Tourism, Indonesia mengirim 1,5 juta jemaah umrah pada 2023. Setahun kemudian, Kemenhaj Arab Saudi merilis 1,8 juta jemaah umrah asal Indonesia.
Uniknya, Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) 2024 hanya mencatat 1,4 juta jemaah lewat perusahaan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Artinya, ada 400 ribu jemaah lebih berangkat tanpa melalui PPIU resmi.
Sikap Kemenag terhadap umrah jalur backpacker ini tegas karena bertentangan dengan UU Nomor 8 tahun 2019 pasal 86. Risiko besar mengintai seperti pemeriksaan visa, ancaman deportasi, dan pencabutan hak masuk Arab Saudi dalam jangka waktu tertentu.
“Otoritas Saudi memudahkan jemaah umrah mulai penerbitan visa elektronik hingga fitur terbaru aplikasi Nusuk yang bisa mengakses layanan tanpa koneksi internet. Intinya, jangan nekat ibadah kucing-kucingan tanpa pendampingan travel berizin dan resmi," ujar pria kelahiran Takalar pada 25 Mei 1983 itu.
"Layanan Umrah Suka Suka Jazira Wisata ini kompromistis. Pagi ini daftar, besok bisa berangkat. Tidak perlu nunggu musim libur, itinerary bisa diatur,” tambahnya.
Adink, sapaan akrabnya, menambahkan 1 juta lebih jemaah Indonesia yang berangkat umrah tiap tahunnya, mayoritas direct order via digital. Potensi masyarakat urban yang melirik Umrah Suka Suka Jazira Wisata dengan SK PPIU No 6223/2023 ini sangat besar.
“Mau berangkat sama keluarga, pasutri, atau sendirian pun boleh. Konsumen yang kosmopolitan, hobi wisata halal juga. Literasi mereka detail namun fleksibel. Opsi maskapai misalnya, mereka pilih Emirates Airlines, Qatar Airways, atau Etihad Airways,” terang lulusan Magister Keuangan Syariah ITB Ahmad Dahlan ini.
“Pelayanan prima Jazira Wisata menyuguhkan konsultasi online 24 jam. Saat umrah tetiba klien minta upgrade hotel atau tambahan itinerary wisata, kami segera kondisikan,” sambungnya.
Salah satu komponen suka suka yang bikin konsumen terpikat pada agen travel yang berdiri sejak 29 Oktober 2013 ini adalah gimiknya. Mayoritas pelaku perjalanan wisata mempromosikan umrah plus tur, situasi Jazira Wisata justru dibalik yaitu Tur Plus Umrah.
“Jemaah kami manjakan dulu pelesir ke sejumlah destinasi wisata halal favorit luar negeri macam Turki, Eropa, Aqso, Dubai, Mesir, Maroko, Uzbekistan, hingga Balkan. Setelah puas cuci mata, mereka bisa maksimal menjalani ibadah umrah dengan khusyuk,” imbuhnya.
Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Afiliasi Mandiri Penyelenggara Umrah Haji (DPP Ampuh) ini berharap inisiasi umrah via jalur laut yang diajukan Menteri Agama, Nasaruddin Umar, segera disetujui otoritas setempat. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.