KAI Implementasikan ESG, Operasikan Solar Panel di Lokasi Ini

null
Kereta Api Indonesia (Ist)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI berkomitmen untuk memastikan kinerja keberlanjutan sesuai dengan visi dan misi KAI dengan menyusun kebijakan keberlanjutan Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, mengatakan kebijakan tersebut dirancang sebagai bentuk kepatuhan perusahaan terhadap Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara, aspirasi pemegang saham, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui kebijakan ini, KAI berupaya menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan dengan mengadopsi praktik keberlanjutan yang komprehensif dan relevan. Kebijakan ini mencerminkan komitmen KAI dalam mengintegrasikan aspek Environmental, Social, dan Governance (ESG) dalam setiap aktivitas operasional dalam mendukung keberlanjutan, transparansi, dan pengembangan sumber daya manusia di dalam organisasi.

Anne menyebutkan KAI telah menjalankan program dekarbonisasi, yang berfokus pada transisi ke penggunaan sumber energi baru terbarukan (EBT) yang bebas emisi karbon dalam kegiatan operasional sehingga tidak menghasilkan karbon sama sekali pada proses pembakarannya.

Selain itu, perseroan mengimplementasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atau Solar Panel pada Gedung Jakarta Railway Center, 53 Stasiun KAI, Balai Yasa Lahat, Balai Yasa Surabaya Gubeng, Balai Yasa Tegal, Griya Karya Soka, Griya Karya Cipinang, Griya Karya Banjar, Griya Karya Kertosono, Kantor Daop 2 Bandung, serta Kantor Divre III Palembang. PLTS tersebut dioperasikan melalui sistem Solar Panel on Grid yang menggabungkan suplai listrik dari jaringan listrik PLN dan jaringan listrik Solar Panel untuk memenuhi kebutuhan listrik di area operasional.

"Program dekarbonisasi KAI berfokus pada pemanfaatan energi bersih, inovasi teknologi transportasi, hal ini sejalan dengan misi nasional dalam mendukung transisi energi dan pencapaian net zero emission," kata Anne pada keterangannya yang dikutip di Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Masyarakat Tranportasi Indonesia (MTI) menilai KAI konsisten dalam menjalankan dan melanjutkan komitmen prinsip keberlanjutan melalui implementasi ESG serta berbagai inisiatif dekarbonisasi guna mewujudkan transportasi berkelanjutan di Indonesia.

"Saya kira perjalanan kereta api itu sudah bagus, karena saya melihat komitmen KAI itu selalu berlanjut dan konsisten terus dijalankan," ujar Wakil Ketua Umum (Waketum) Pemberdayaan dan Penguatan Wilayah Masyarakat Tranportasi Indonesia, Djoko Setijowarno.

Menurutnya, komitmen prinsip keberlanjutan seperti ESG dan inisiatif dekarbonisasi yang terus dijalankan oleh KAI secara konsisten tersebut sudah bagus dan selalu disertai dengan inovasi-inovasi baru. Djoko berharap KAI dapat terus mempertahankan dan melanjutkan komitmen serta capaian-capaian yang sudah ada, sembari memiliki inovasi-inovasi baru lainnya yang lebih ramah lingkungan.

"Hal-hal yang sudah bagus, capaian-capaian yang sudah ada itu dilanjutkan saja, sembari memiliki inovasi-inovasi baru lagi yang ramah lingkungan, berkeselamatan, dan memudahkan konsumen," katanya. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag