Menko Airlangga: IEU-CEPA Jadi Stimulus Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian meluncurkan berbagai langkah strategis mendorong pertumbuhan ekonomi pada semester II/2025 hingga 2026. Salah satunya meningkatkan daya saing melalui Kemitraan Ekonomi Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA).
Kemitraan ini nantinya akan memberikan keleluasaan bea masuk ekspor Indonesia sebesar 0% ke pasar Eropa. Airlangga memprediksi kenaikan ekspor di Eropa mencapai 10-20%.
“Seluruh perjanjian kemitraan dengan negara-negara Eropa akan rampung tahun ini, sehingga ekspor diharapkan bisa meningkat, tentunya dengan memerlukan investasi,” ujarnya dalam konferesi Pers Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026, Jumat (15/8/2025).
Berdasarkan penelusuran SWA, Jerman tertarik pada potensi pengembangan industri kendaraan listrik dan rantai pasok manufaktur teknologi. Adapula Perancis yang mendukung transisi energi melalui proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan pengembangan teknologi hijau.
Dampak dari IEU-CEPA mendatangkan angin segar bagi para pelaku industri, antara lain industri alas kaki.. Pada kesempatan terpisah, Eddy Widjanarko, Ketua Umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo), menuturkan saat ini ekspor alas kaki dan sepatu tembus US$7 miliar pada 2024.
“Kesepakatan EIU-CEPA bisa mendorong pertumbuhan alas kaki dan sepatu hingga 20% per tahun. Tahun ini target kenaikannya US$7,5 miliar,” ucap Eddy. (*)