Dari Puncak Rekor ke Koreksi: Bitcoin Sentuh US$115.142 pada 18 Agustus 2025
Di layar para trader, angka-angka berkelebat lebih cepat dari napas. Senin sore (18/8/2025), Bitcoin (BTC) kembali tergelincir, menambah tebal catatan volatilitas yang selalu membayangi aset kripto.
Mengacu data CoinMarketCap pada pukul 17.05 WIB, harga BTC melemah 2,74% ke US$155.142 dalam sehari, sekaligus turun 5% dalam sepekan. Hanya sepuluh menit berselang, pada 17.15 WIB, koreksi kian dalam: minus 2,65% harian ke US$115.195 dan minus 5,03% dalam tujuh hari.
Gerak mundur ini datang tak lama setelah BTC menyentuh rekor tertinggi (all-time high/ATH) pada Rabu (14/8/2025) di US$123.831,22, masih merujuk CoinMarketCap. Meski begitu, pada horizon lebih panjang, posisi setahun terakhir tetap lebih tinggi ketimbang 14 Agustus 2024 ketika harga berada di US$60.611,05.
Tekanan jual juga merambat ke koin besar lain. Pada pukul 17.05 WIB, Ethereum (ETH) susut 5,43% ke US$4.295. XRP turun 5,27% ke US$2,97, sementara Tether (USDT) bertahan di US$1,00.
Sepuluh menit kemudian, pukul 17.15 WIB, ETH kian terkoreksi 5,46% ke US$4.288; XRP turun 5,36% ke US$2,96; dan USDT melemah tipis 0,01% di US$1,00.
Sepekan yang bergejolak ini menegaskan kembali watak pasar kripto: sensitif pada sentimen, cepat berubah arah, dan tak memberi banyak ruang bagi keraguan. Investor — lama maupun pendatang baru — kembali dihadapkan pada keputusan klasik: menahan, menambah posisi, atau menepi sejenak.
Untuk saat ini, pasar bergerak sesuai ritmenya sendiri: cepat, tajam, dan tak sepenuhnya dapat diprediksi. Ending-nya tetap sama—semua menunggu katalis berikutnya. (*)