Sibalec Borong 69,88 Juta Saham Kabelindo Murni (KBLM)
Emiten perindustrian yang bergerak di usaha komponen dan peralatan kelistrikan, Kabelindo Murni Tbk (KBLM), mencatat PT Sibalec melakukan pembelian 69.882.400 lembar atau 69,88 juta lembar saham perseroan pada 14 Agustus 2025. Harga pembelian di Rp386,36 per saham.
Tujuan dari transaksi untuk investasi. Status kepemilikan langsung,” jelas Direktur Utama PT Sibalec, Soepono dari keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (19/8/2025).
Adapun persentase saham yang ditransaksikan sebesar 6,24%. PT Sibalec diperkirakan mengucurkan dana senilai Rp26,99 miliar.
Hasilnya, porsi kepemilikan Sibalec di saham KBLM sebesarmemiliki porsi 40,27% atau 451.17.200 lembar saham. Sebelumnya, perusahaan tersebut memiliki porsi 34,03% atau sebanyak 381.134.800 lembar saham.
Jika dilihat dari pergerakan harga KBLM di bursa sesi satu, kini berada di Rp334, melansir dari laman TradingView pada pukul 12.03 WIB. Volume transaksinya mencapai 604.100 saham, dengan nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp360,64 miliar.
Sibalec adalah perusahaan yang berfokus pada distribusi pemasaran kabel building wire merek Supreme untuk seluruh Indonesia. Fokus usaha ini dimulai pada tahun 1999, setelah sebelumnya menggarap usaha pabrik gelas untuk bahan baku lampu pada tahun 1990.
Sebelumnya, Sibalec didirikan pada tahun 1976, dengan memproduksi lampu pijar, TL (fluoresen), dan lampu dekorasi merek Sibalec dan Dop. Erwin Suryo Raharjo dan Soepono menjadi pendiri Sibalec saat itu.
Melansir dari laporan bulanan registrasi pemegang efek yang berakhir pada 31 Juli 2025, Sibalec masih menjadi pengendali KBLM. Saat itu, porsinya tercatat 34,03% atau sebanyak 381.134.800 lembar. Bulan sebelumnya, Sibalec masih mempertahankan jumlah dan porsi saham yang sama.(*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.