Laba Kuartal III Bimantara Melonjak Tajam
Menurut Hary Tanoesoedibjo, Direktur Utama Bimantara, pendapatan dan laba operasi perseroan masing-masing naik 47 % dan 693 % menjadi Rp 2,59 triliun dan Rp 444 miliar. EBITDA pada kuartal III-2006 mencapai Rp 711 miliar, atau naik dua kali lipat dibanding periode tahun 2005.
Hary menyebutkan, sektor multimedia dan broadcasting merupakan penyumbang pendapatan terbesar dibanding unit-unit usaha Bimantara lainnya, yaitu hingga Rp 1,724 triliun, atau tumbuh 66 %. Posisi kedua ditempati sektor telekomunikasi dan IT yang memberi kontribusi pendapatan Rp 664 miliar, atau naik 26 %. Kenaikan pendapatan tersebut seiring dengan meningkatnya pelanggan Mobile-8 yang kini mencatat angka 1,6 juta pelanggan atau bertambah 6.000 setiap harinya. Sedangkan investasi portofolio menyumbang pendapatan Rp 189 miliar, atau berarti naik 7 %.
Peningkatan kinerja perseroan juga didorong oleh kecenderungan nilai tukar rupiah yang terus menguat sepanjang tahun 2006 ini. Hary menambahkan, pihaknya merasa yakin pertumbuhan labanya akan meningkat pesat hingga akhir tahun 2006. “Seiring tren peningkatan belanja iklan mendekati Hari Raya Idul Fitri dan Tahun Baru. Selain itu, pelanggan Mobile-8 diperkirakan akan tumbuh secara signifikan,” ujarnya.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.