Metrodata Menggaungkan Era Agentic AI Sebagai Mitra Digital yang Mengubah Dunia Kerja
Di tengah percepatan adopsi teknologi, agentic artificial intelligence (AI) sebagai sistem cerdas yang mampu mengambil inisiatif, belajar sendiri, dan mengambil keputusan, mulai menggeser posisi generative AI tradisional. Kini, agentic AI bukan sekadar alat bantu, melainkan mitra strategis dalam menjalankan alur kerja perusahaan.
Hasil riset Cloudera menunjukkan tren adopsi yang meningkat pesat: 57 % perusahaan mulai menerapkan agentic AI dalam dua tahun terakhir, dan 96 % berencana memperluas penggunaan mereka dalam 12 bulan ke depan.
Di Indonesia, penggunaan agentic AI sudah menemukan momentum dengan adopsi agen AI sebagai “rekan kerja digital” di sektor retail, keuangan, manufaktur, dan telekomunikasi. Mereka membantu penentuan harga real-time, deteksi penipuan, monitoring kualitas produksi, dan layanan jaringan.
Hal inilah yang menjadi sorotan dalam Metrodata Solution Day (MSD) 2025 di Shangri-La, Jakarta, pada Rabu (20/8/2025). Ajang yang digelar oleh PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) ini mengusung tema The Rise of Agentic AI: Balancing Innovation with Security and Governance yang menyoroti pergeseran peran AI, dari sistem pasif yang menyajikan informasi, menjadi entitas aktif yang mampu membuat keputusan dan mengeksekusi aksi secara otonom.
MSD 2025 yang digelar selama 20 tahun ini hadir sebagai platform strategis untuk menjawab tantangan tersebut, dengan menghadirkan diskusi lintas pemangku kepentingan untuk merumuskan pendekatan tatakelola AI yang etis, adaptif, dan kontekstual dengan kebutuhan nasional.
“Pemanfaatan AI selayaknya dijalankan dengan integritas, tanggung jawab, dan komitmen jangka panjang untuk menghasilkan dampak positif yang berkelanjutan. Metrodata Solution Day dirancangsebagai forum strategis untuk memperluas pemahaman, bukan hanya pada teknologi, tetapi juga pada tata kelola yang memperkuat kepercayaan dan relevansi dalam jangka panjang,” kata Susanto Djaja, Presiden Direktur Metrodata Electronics di Jakarta, Rabu kemarin.
Di tengah meningkatnya otonomi sistem digital, Metrodata menegaskan pentingnya komitmen kolektif lintas sektor untuk memastikan bahwa pemanfaatan teknologi tetap selaras dengan nilai kemanusiaan dan kepentingan nasional.
“Seiring sistem AI, terutama agentic AI, menjadi semakin mandiri dan meluas, Red Hat bersama para mitra tetap berkomitmen untuk mempercepat pengembangan dan penerapan AI. Kolaborasi berkelanjutan kami dengan Metrodata membantu kami menghadirkan nilai nyata bagi pelanggan saat mereka mengadopsi kapabilitas AI di berbagai model, akselerator, maupun cloud,” ucap Vony Tjiu, Country Manager Indonesia, Red Hat.
Sementara menurut Sherlie Karnidta, Country Manager Cloudera Indonesia, agen AI sudah bergerak lebih dari sekadar eksperimen, mereka kini menghadirkan otomatisasi, efisiensi, dan hasil bisnis yang nyata.
“Kami melihat perusahaan menjalankan ratusan model dalam produksi, semuanya menuntut data dengan ketelitian tinggi dan dikelola dengan baik untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Pada tahun 2025, agen AI akan menjadi pusat perhatian, membangun momentum dari AI generatif namun dengan dampak operasional yang lebih besar,” ungkap Sherlie.
Kemudian Jemmy Ang, Regional Director Confluent Indonesia turut menyampaikan Confluent menyediakan platform data streaming lengkap yang dapat diandalkan oleh pelanggan untuk mengalirkan, menghubungkan, memproses, dan mengelola data mereka secara terus-menerus dalam real-time.
Dengan kerangka kerja tata kelola AI yang kuat dan infrastruktur teknis yang andal, kerja sama kami dapat membantu mempercepat inisiatif digitalisasi nasional maupun bisnis, berkontribusi pada tujuan Indonesia menjadi ekonomi digital terdepan di Asia Tenggara,” ujar Jemmy. (*)