Intip Jurusnya PepsiCo Indonesia Menerapkan Ekonomi Sirkular
PT PepsiCo Indonesia Foods and Beverages membangun pabrik perdananya di Cikarang, Jawa Barat seluas 60 ribu meter persegi. Adapun total investasi yang dikucurkan tembus US$200 juta. Pabrik yang diresmikan pada pertengahan 2025 ini mengimplementasikan praktik berkelanjutan
Gabrielle Angriani Johny, Direktur Government Affairs and Corporate Communications PepsiCo Indonesia, mengatakan pabrik tersebut sangat mengedepankan nilai-nilai keberlanjutan, sebagaimana misi yang juga dibawa oleh prinsipil PepsiCo di Amerika Serikat.
Gabrielle mengungkapkan Jawa Barat, provinsi tempat pabrik PepsiCo dibangun, justru menjadi salah satu area tinggi risiko pencemaran air. Melihat situasi itu, PepsiCo Indonesia menanam pohon untuk pengisian kembali air pada 2023.
“Pada 2024, pohonnya sudah tumbuh. Bersama vendor, kami ukur berapa air yang bisa ditarik oleh pohon itu. Hasilnya sekitar 24 juta liter. Harapannya efeknya semakin besar,” tuturnya pada awak media di Jakarta, Selasa (26/8/2025).
Selain itu, PepsiCo memakai limbah kentang dan jagung untuk pakan ternak. Kemudian bahan baku utama kentang berasal dari lokal yang ditanam di Jawa Barat seperti Garut, Kabupaten Bandung dan Bandung Barat. Sama halnya dengan jagung yang ditanam di Kediri dan Grobogan, Jawa Tengah.