Perkuat Transformasi Bisnis di Asia Tenggara, HashMicro Integrasikan ERP dan AI

null
HashMicro berkomitmen terus memperluas pemanfaatan AI dalam ekosistem ERP, melalui pengembangan agent baru untuk fungsi-fungsi strategis lainnya. (Foto: HashMicro)

Indonesia AI Conference 2025: Real Innovation – Shape the Future yang diinisiasi oleh Alibaba Cloud menjadi panggung penting bagi pelaku industri, pakar AI, dan pengambil keputusan bisnis.

Konferensi ini dirancang untuk mempercepat transformasi digital berbasis kecerdasan buatan di Indonesia, sekaligus menandai peluncuran global Model Studio: Exclusive, platform pengembangan AI enterprise-grade yang ditujukan bagi sektor dengan regulasi ketat seperti keuangan, kesehatan, dan layanan publik.

Dalam forum ini, HashMicro tampil sebagai perusahaan software ERP asal Singapura dengan kehadiran kuat di Indonesia, Filipina, Malaysia, dan Vietnam. Perusahaan yang dipercaya lebih dari 2.000 entitas lintas industri—khususnya segmen menengah hingga enterprise—dikenal sebagai mitra transformasi digital terbesar di Asia Tenggara. Reputasinya sebagai penyedia ERP yang inovatif dan adaptif membuat kehadiran HashMicro sangat ditunggu di tengah diskusi penerapan AI.

Membawakan topik “Elevate your intelligent enterprise with AI-driven ERP”, Technology Brand Manager HashMicro, Syifa Fadiyah, menekankan perlunya perubahan perspektif terhadap ERP.

Menurutnya, ERP tak lagi sekadar berfungsi sebagai penyimpan data dan alat otomasi dasar, melainkan harus berevolusi menjadi sistem yang mampu berpikir layaknya manusia dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih cerdas.

Syifa mengakui banyak tantangan bisnis berakar dari ERP lama yang fiturnya stagnan dan dianggap “baik” justru karena kompleksitasnya. Padahal, kompleksitas semacam itu sudah tidak relevan di era bisnis yang serba cepat.

“ERP yang dibutuhkan saat ini harus ringkas, intuitif, dan responsif, bukan malah membebani pengguna dengan kurva pembelajaran yang rumit,” kata Syifa dalam siaran pers yang diterima SWA.co.id, Rabu (27/8/2025).

Menjawab kebutuhan tersebut, HashMicro menghadirkan Hashy, asisten AI yang terintegrasi langsung dengan ERP dan dapat diakses melalui pesan. Dibangun melalui integrasi dan modifikasi Qwen, keluarga Large Language Model (LLM) dari Alibaba, Hashy menghadirkan pengalaman ERP yang cepat, interaktif, dan intuitif.

Kapabilitas ini selaras dengan semangat Alibaba menghadirkan AI berkualitas enterprise yang bisa diimplementasikan di berbagai sektor.

Sebagai AI agent, Hashy telah memberikan manfaat nyata: pengambilan keputusan berbasis data lintas modul secara real-time, eksekusi workflow end-to-end melalui prompt, hingga antarmuka percakapan yang memudahkan pemahaman pengguna. Seluruh interaksi juga tercatat dengan baik, sehingga aspek kepatuhan dan tata kelola tetap terjaga.

HashMicro telah mengimplementasikan Hashy AI secara luas di seluruh ekosistem ERP. Dalam sesi konferensi, Syifa mendemonstrasikan bagaimana Hashy dapat membantu proses penagihan pembayaran otomatis melalui panggilan telepon dan berinteraksi langsung dengan pelanggan.

Hashy juga mampu mengotomatisasi proses administrasi SDM, mengatur tender kompleks dengan bernegosiasi bersama vendor, hingga menghasilkan laporan bisnis komprehensif dalam hitungan detik di bidang sales dan inventory.

Ke depan, HashMicro berkomitmen memperluas pemanfaatan AI dalam ekosistem ERP dengan mengembangkan agent baru untuk fungsi-fungsi strategis lainnya.

Selaras dengan semangat Real Innovation – Shape the Future yang digaungkan dalam konferensi ini, HashMicro melihat AI bukan sekadar teknologi, melainkan fondasi untuk membentuk masa depan enterprise yang lebih cerdas, gesit, dan berdaya saing. (*)

# Tag