Liberty Society Bantu Korporasi Olah Limbah Jadi Sumber Cuan
(Foto: DBS Foundation)Liberty Society dan LindungiHutan berkolaborasi mengusung program Green Experience Partner, sebuah inisiatif untuk membantu perusahaan-perusahaan di Indonesia membuat acara keberlanjutan yang bebas sampah dan karbon.
Tamara Gondo, Founder Liberty Society mengungkapkan bahwa satu acara di sebuah perusahaan dengan 5.000 pengunjung dapat menghasilkan 4 m³ sampah atau setara dengan gedung perusahaan setinggi 4 meter.
“Untuk mencapai target net zero carbon, setiap event yang kami fasilitasi akan disertai dengan kegiatan penanaman pohon melalui kolaborasi dengan LindungiHutan, sebagai bentuk nyata kontribusi terhadap pemulihan lingkungan,” ucap Tamara, dalam siaran pers, Jumat (29/8/2025).
Liberty Society memiliki target untuk mendaur ulang 50 ton sampah sepanjang 2025. Lewat inisiatif Green Experience Partner berupa workshop daur ulang, para karyawan atau peserta dapat langsung belajar mengubah limbah menjadi barang bernilai guna.
Liberty Society mendapat dukungan dari Bank DBS Indonesia melalui DBS Foundation Business for Impact Grant Award Programme 2023. Perusahaan sosial itu akan mengubah limbah korporat menjadi merchandise dalam skema penjualan business to business (B2B). Lalu, sekitar 10% dari hasil penjualan disalurkan untuk memberdayakan perempuan dan kaum marginal.
Sejak diluncurkan pada 2015, DBS Foundation Grant Programme menyalurkan dana hibah senilai SGD 21,5 juta kepada 160 wirausaha sosial di negara-negara tempat Bank DBS beroperasi. Para penerima hibah ini memiliki misi yang sama dengan DBS Foundation dalam meningkatkan kesejahteraan komunitas rentan. (*)