Cerita Zonk Belanja Online, Ini Solusi dari Blibli
Berbagai tawaran kemudahan dan diskon menjadi daya tarik konsumen untuk belanja online atau daring. Hanya saja saat ini konsumen dituntut waspada dengan akun-akun belanja daring yang menggiurkan.
Mengingat ujung-ujungnya banyak yang kecewa, pesanan yang dibeli tidak sesuai yang ditawarkan. Apalagi jelang Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas), berbagai promo dan diskon pastinya akan bertebaran di mana-mana.
Banyak cerita tentang barang palsu, paket telat, hingga proses retur yang ribet. Setiap orang seolah punya drama sendiri soal lika-liku belanja online.
Pernah lihat cerita orang yang niat beli jaket, tapi yang datang malah bakso aci? Atau beli gayung mini, tapi ukurannya benar-benar sebesar mainan boneka? Kisah-kisah ini memang lucu untuk dibaca, tapi bisa bikin emosi kalau kita yang mengalaminya.
COO dan Co-Founder Blibli, Lisa Widodo, menegaskan sejak awal berdiri, Blibli percaya bahwa belanja online harus memberikan kepastian yang sama seperti belanja di toko fisik.
Itu sebabnya Blibli memastikan hal-hal penting seperti jaminan pasti ori, jaminan tepat waktu, gratis perlindungan lengkap tanpa biaya tambahan, hingga proses retur dengan alasan apa saja dapat terpenuhi bagi semua pelanggan.
Belanja online seharusnya bukan sekadar klik checkout. Lebih dari itu, pengalaman tanpa ribet dan bebas drama yang bikin hati tenang adalah hal yang sering dicari, tapi jarang benar-benar ditemukan.
“Pengalaman inilah yang Blibli klaim diberikan ke pelanggannya,” kata Lisa dalam siaran pers yang diterima SWA.co.id, Senin (1/9/2025).
Di tengah cerita-cerita di atas ada empat hal fundamental yang paling diapresiasi konsumen: keaslian produk, kepastian waktu pengiriman, rasa aman pasca-pembelian, dan fleksibilitas retur.
Berdasarkan rangkuman empat hal ini menjadi komitmen Blibli lewat manifesto mereka, #NoBlablaDiBlibli: sebuah janji nyata yang mereka klaim, bukan sekadar kata-kata.
Berikut empat drama belanja online yang tidak akan kamu temui di Blibli dan alasannya kenapa:
1. Diskon Gede, Barang Jadi Zonk
Siapa yang tidak tergiur sama diskon? Cerita nyata yang sempat viral dilansir seorang pembeli niat beli jaket dengan harga promo Rp1, tapi yang dikirim malah sekotak bakso aci. Alasannya karena ada kesalahan promo. Kalau gini, siapa yang nggak tepok jidat?
Berdasarkan manifesto terbaru Blibli #NoBlablaDiBlibli, selain promo yang sudah dikurasi, ada jaminan produk pasti original. Setiap barang yang dipesan dipastikan itu yang didapatkan. Kalau pun pelanggan merasa barang tidak sesuai klaim, uang bisa dikembalikan penuh sampai kompensasi tambahan hingga Rp25 juta. Dengan begitu, tidak ada lagi drama pesan jaket datang jajanan.
2. Gayung Mini yang Ternyata Mini Banget
Hasil curhatan seorang pembeli di akun facebook Info Receh Rp99 sontak menarik perhatian. Memang ditulis “gayung mini”, tapi siapa sangka ukurannya sekecil mainan boneka. Harapan jadi alat mandi, realitanya jadi pajangan.
Blibli mengklaim hal ini bisa dihindari berkat kebijakan retur dengan alasan apa saja. Jika barang yang diterima tidak sesuai ekspektasi entah terlalu kecil, salah ukuran, atau bahkan hanya berubah pikiran konsumen bisa mengembalikannya dengan mudah selama syarat dasar terpenuhi.
3. Beli FlashDisk Ternyata Hanya Datang Colokan USB
Cerita unik lain dibagikan lewat akun Facebook. Di mana pembeli memesan flashdisk dengan kapasitas 64GB, namun yang datang hanyalah colokan USB. Sungguh miris.
Blibli dengan kurasi ketat, semua promo dan diskon hanya dari brand resmi. Ditambah ada garansi produk gadget dan elektronik serta aksesoris. pelanggan otomatis dapat perlindungan risiko (kerusakan, kecelakaan, pencurian) hingga 24 bulan tanpa biaya tambahan. Jadi, belanja diskon tetap aman, bukan jebakan.
4. Paket Telat, Acara Terlewat
Bayangkan sudah pesan paket buat suatu acara, tapi barang baru sampai setelah acaranya selesai. Mood pun auto hancur.
Kalau belanjanya di Blibli nyampenya dijamin tepat. Kalau pun terjadi keterlambatan di luar estimasi, pelanggan berhak menerima kompensasi biaya pengiriman hingga Rp100.000 dalam bentuk voucher. Jadi belanja terasa lebih pasti, tanpa rasa deg-degan nunggu paket.
Cerita zonk belanja online memang bikin heboh, tapi bagi pelanggan, hal-hal fundamental seperti jaminan Pasti ORI, jaminan tepat waktu, perlindungan lengkap, dan gratis retur jauh lebih penting. (*)