HERA Tampilkan Inovasi Agentic AI di Hari Pelanggan Nasional
HERA (Human Empathetic Robot Agent), perusahaan teknologi, menegaskan komitmennya untuk mentransformasi pengalaman pelanggan melalui inovasi Agentic AI. Bertepatan dengan momentum Hari Pelanggan Nasional, HERA memperkenalkan sebuah demonstrasi interaktif yang menampilkan kemampuan teknologi terbarunya.
Menurut Joel Anugraha Djuwadi, CEO HERA, demo ini dirancang untuk memperlihatkan secara langsung bagaimana teknologi mereka dapat merevolusi pengalaman pelanggan di 12 industri berbeda, mulai dari layanan keuangan hingga ritel.
Joel menilai chatbot konvensional sering kali menjadi penghalang antara pelanggan dan perusahaan karena jawaban yang kaku dan minim konteks. “Tidak ada lagi respons generik. HERA menyesuaikan setiap interaksi berdasarkan profil dan kebutuhan unik pelanggan,” kata Joel dalam siaran pers yang diterima SWA.co.id, Selasa (02/9/2025).
HERA hadir dengan filosofi yang berbeda — pendekatan yang benar-benar customer-centric. Dengan kemampuan memahami konteks, emosi, dan tujuan pelanggan, Agentic AI HERA dirancang untuk memberikan jawaban yang relevan dan personal secara real-time.
Lebih dari sekadar menjawab pertanyaan, HERA juga mampu mengeksekusi tindakan otomatis. Pelanggan tidak perlu lagi berpindah kanal atau mengulang informasi, karena HERA bisa langsung memproses permintaan: mulai dari mengajukan keluhan hingga memeriksa status pesanan, tanpa intervensi manusia berlebihan.
Konsistensi pengalaman juga menjadi nilai tambah. Baik melalui aplikasi, situs web, atau media sosial, interaksi dengan HERA terasa mulus dan terintegrasi, sehingga memastikan pengalaman seragam di setiap titik sentuh.
Melalui demo ini, HERA ingin menegaskan bahwa di industri mana pun, teknologi Agentic AI dapat membantu merek melayani pelanggan lebih baik, lebih cepat, dan dengan sentuhan yang lebih manusiawi. Filosofinya sederhana, namun mendalam: pelanggan adalah pusat dari setiap inovasi.
Joel menekankan, HERA hadir bukan hanya untuk menjadi chatbot yang pintar, melainkan juga berempati. Dengan memahami emosi, niat, dan tujuan pelanggan, HERA membantu merek mendengar lebih baik sekaligus memberikan respons yang tepat, karena mampu menangkap kebutuhan di balik setiap pertanyaan.
Selain itu, HERA mampu menawarkan solusi end-to-end dengan menghilangkan proses yang rumit. Sebagai agen virtual, teknologi ini dapat menyelesaikan masalah dari awal hingga akhir. Interaksi yang terasa alami dan manusiawi diyakini akan membangun kepercayaan serta loyalitas pelanggan.
“Pelanggan kami, yang adalah para brand, adalah kompas kami. Umpan balik mereka membantu kami menyempurnakan teknologi kami, memastikan bahwa setiap inovasi yang kami hadirkan benar-benar relevan dan berdampak,” ujar Joel.
Bagi HERA, pelayanan terbaik bukan sekadar menjawab pertanyaan, tetapi menciptakan pengalaman yang membuat pelanggan merasa didengar, dipahami, dan dihargai. Itulah esensi hubungan yang tulus, meski sebagian interaksi dimediasi teknologi. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.