Amanaia Bidik Pasar Wedding Venue dengan Konsep Tepi Danau

null
Amanaia mencoba menjawab kebutuhan pasangan yang mencari lokasi pernikahan yang menghadirkan pemandangan alam di tengah kota. (Foto: Amanaia)

Menentukan lokasi pernikahan sering kali menjadi tahap yang penuh pertimbangan bagi calon pengantin. Lebih dari sekadar tempat, wedding venue menjadi fondasi yang membentuk konsep acara sekaligus menciptakan kenangan bagi pasangan dan para tamu.

Dalam beberapa tahun terakhir, muncul tren memilih lokasi pernikahan yang menghadirkan pemandangan alam di tengah kota. Restoran atau ruang acara dengan elemen air, pepohonan, dan udara terbuka mulai banyak diminati, terutama oleh pasangan yang ingin menggabungkan suasana intim dengan estetika visual yang kuat.

Di tengah tren tersebut, Amanaia mencoba menjawab kebutuhan pasangan yang mencari tempat seperti itu. Restoran ini menghadirkan nuansa tradisional dengan sentuhan modern. Salah satu ciri khasnya adalah area tepi danau yang menjadi daya tarik utama, baik untuk prosesi pernikahan maupun acara lain yang lebih kecil.

"Kami memahami bahwa pasangan sering kali harus mengurus begitu banyak detail menjelang hari pernikahan. Oleh karena itu, Amanaia ingin menyederhanakan proses tersebut dengan menyediakan venue sekaligus pengalaman kuliner dalam satu paket terintegrasi," tutur Kalvin Lie, Managing Director Amanaia Group, Jumat (19/9/2025).

Keberadaan Amanaia di kawasan Jabodetabek dan Bali membuatnya cukup mudah diakses oleh pasangan yang tinggal di kota-kota besar. Lokasi ini menawarkan suasana berbeda tanpa harus meninggalkan kenyamanan akses transportasi yang memadai.

Selain pernikahan, tempat seperti ini juga sering dimanfaatkan untuk acara lamaran, tunangan, atau sesi foto prewedding. Pihak Amanaia menyiapkan fasilitas khusus bagi pasangan yang melakukan pemotretan sebelum hari pernikahan. Dalam beberapa kasus, area tepi danau menjadi latar yang cukup populer di kalangan fotografer pernikahan.

Saat ini, Amanaia tengah mengurus proses sertifikasi halal. Sertifikasi tersebut ditargetkan selesai pada Oktober 2025. Kehadiran sertifikasi ini diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi pasangan dan keluarga yang mengutamakan aspek kehalalan dalam penyelenggaraan acara.

Di sisi kapasitas, Amanaia merancang ruang yang fleksibel, mulai dari skala kecil hingga besar. "Pasangan bisa memilih intimate wedding untuk 50 orang atau grand reception dengan lebih dari 500 tamu," kata Kalvin.

Bagi sebagian pasangan, pertimbangan memilih venue juga erat kaitannya dengan biaya. Di tengah ketidakpastian ekonomi, banyak yang berusaha menemukan titik temu antara kualitas dan anggaran. Lokasi seperti Amanaia, dengan berbagai paket yang ditawarkan, menjadi salah satu opsi bagi mereka yang menginginkan perayaan yang terjangkau tanpa mengorbankan suasana dan pengalaman. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag