Ini Rencana Merdeka Gold Pasca Menghimpun Rp4,6 Triliun dari IPO
PT Merdeka Gold Resources Tbk (MGR/EMAS) resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (23/9/2025). Dari penawaran umum perdana (IPO) tersebut, perseroan berhasil menghimpun dana segar sebesar Rp4,66 triliun setelah melepas 1,62 miliar saham baru atau setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Direktur Utama PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke Purbaya Abidin, memaparkan rencana perseroan pasca-IPO, yang fokus pada percepatan penyelesaian Proyek Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
“Rencana ke depan, kami akan menyelesaikan konstruksi Proyek Emas Pani yang saat ini sudah mencapai 75%. Kami menargetkan mulai penambangan pada akhir tahun ini, sehingga produksi tahap pertama dengan metode heap leaching dapat dimulai tahun depan dan menghasilkan emas pertama sekitar Februari atau Maret 2026,” jelas Boyke.
Setelah tahap awal, perseroan akan melanjutkan ke tahap kedua dengan metode Carbon in Leach (CIL), yang ditargetkan rampung pada 2029. Menurut Boyke, metode CIL akan membuat proses produksi lebih efisien karena memanfaatkan sumber daya dari area yang sama.
“Jadi kami akan selesaikan proyek yang pertama, sehingga berikutnya dalam 3 tahun kedepan akan menghasilkan emas dengan metode yang lebih efisien dengan metode CIL,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur MGR, Albert Saputro, menambahkan bahwa mayoritas dana hasil IPO akan digunakan untuk membayar kembali pinjaman dari induk usaha, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), yang sebelumnya mendanai pelaksanaan Proyek Emas Pani.
Dalam prospektus, MGR tercatat memiliki utang sebesar US$260 juta kepada MDKA. “Sisanya akan digunakan sebagai modal kerja bagi anak perusahaan, yaitu PT Pani Emas Tani Sejahtera (PETS) dan PT Pani Bersama Tambang (PBT),” kata Albert.
Proyek Emas Pani diperkirakan memiliki sumber daya mencapai 7 juta ounce emas, yang berpotensi menjadikannya salah satu tambang emas primer terbesar di Indonesia. Proyek ini dirancang sebagai tambang berbiaya rendah dan berumur panjang, dengan target produksi puncak hingga 500 ribu ounce emas per tahun. (*)