Midea Tegaskan Kepemimpinan di Asia-Pasifik, Lewat Konferensi Dealer Perdana di Bali
Di tengah persaingan global yang semakin ketat, Midea tak sekadar hadir sebagai produsen peralatan rumah tangga, melainkan sebagai arsitek masa depan hunian pintar.
Bali menjadi saksi langkah historis Midea di Asia-Pasifik. Untuk pertama kalinya, raksasa teknologi rumah tangga global ini menggelar konferensi dealer regional dan memperkenalkan lima solusi inovatif sekaligus.
Momen ini bukan sekadar pertemuan bisnis, melainkan pernyataan tegas bahwa Midea siap memimpin pasar dengan inovasi yang berpihak pada efisiensi, keberlanjutan, dan pengalaman hidup yang lebih baik.
Ajang ini bukan sekadar temu bisnis, melainkan momentum strategis untuk menegaskan posisi Midea sebagai pemimpin pasar dengan menampilkan lima solusi unggulan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan hunian dan industri masa depan.
Menurut Zeal Jiang, Presiden Midea APAC, dalam acara ini, Midea memperkenalkan lima solusi utama: Smart Master, AI Ecomaster, Space Master, Residential Air Conditioner, dan Midea Building Technology Solutions.
- Smart Master, menghadirkan teknologi AI berbasis sensor pintar untuk mengelola rumah dengan efisiensi dan kenyamanan maksimal.
- AI Ecomaster, menekankan efisiensi energi, mampu memangkas konsumsi hingga 30%.
- Space Master, menjawab kebutuhan ruang terbatas dengan desain ringkas tanpa mengorbankan performa.
- Residential Air Conditioner diperlengkapi teknologi Prime Guard dan Silver Shield untuk ketahanan iklim tropis.
- Midea Building Technologies menghadirkan solusi berskala besar, termasuk VC Max VRF dan Magboost Apex Chiller generasi kedua.
“Dengan lebih dari 150 produk dalam portofolio, Midea ingin menghadirkan ekosistem rumah pintar yang menyatu, seraya memperluas inovasi ke sektor B2B melalui teknologi energi baru, otomasi industri, dan robotika,” kata Zeal Jiang dalam siaran pers yang diterima SWA.co.id, Selasa (30/9/2025).
Diakui Zeal Jiang dalam lima tahun terakhir, Midea mengalokasikan US$ 10 miliar untuk R&D, melibatkan 23.000 profesional, dan mengantongi lebih dari 100.000 paten.
Perusahaan juga berkomitmen menanamkan CNY 50 miliar (US$6,96 miliar) untuk AI, energi baru, robotika, dan embodied intelligence dalam tiga tahun ke depan. Salah satunya diwujudkan lewat peluncuran robot humanoid rumah tangga MIRA di World AI Conference 2025.
Zeal Jiang, Presiden Midea APAC, menegaskan pentingnya integrasi lokal. Saat ini, Midea memiliki 63 pabrik global, termasuk 9 di Thailand, Vietnam, dan Indonesia. Pabrik di Thailand bahkan dinobatkan sebagai World Economic Forum Lighthouse Factory pertama di industri AC global, dengan teknologi 5G terintegrasi penuh.
Di sisi layanan, aplikasi Midea Club dikembangkan untuk mendukung teknisi dalam pengiriman, instalasi, pelatihan, hingga garansi. Dengan lebih dari 1.800 mitra layanan dan target melibatkan 30.000 teknisi dalam tiga tahun ke depan, Midea memperkuat standar purna jual yang cepat dan andal.
Midea juga aktif dalam keberlanjutan. Perusahaan masuk dalam Sustainability Yearbook 2025 (Edisi China), serta menginisiasi program lingkungan di Asia-Pasifik. Di Bali, Midea bersama Yayasan Mangrove Indonesia Lestari menanam lebih dari 1.000 terumbu karang untuk menjaga keanekaragaman hayati dan masa depan ekosistem laut.
Dalam memperkuat visibilitas global, Midea menjalin kemitraan olahraga kelas dunia. Setelah bekerja sama dengan AFC dan Manchester City FC, pada September 2025 Midea resmi menjadi Main Partner Sleeve Sponsor FC Barcelona.
“Dengan konferensi perdana di Bali ini, Midea menegaskan ambisinya: bukan sekadar pemimpin produk, tetapi penggerak ekosistem teknologi hunian dan industri pintar di Asia-Pasifik,” tutup Zeal Jiang. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.