Valuasi Timnas Indonesia vs Arab Saudi Hanya Selisih Satu Peringkat
Tim nasional (timnas) sepak bola Indonesia menempati posisi ke-8 sebagai timnas termahal se-Asia. Mengutip dari Transfermarkt, nilai pasar (market value) timnas Indonesia menembus Rp511,89 miliar. Sedangkan nilai pasar Timnas Arab Saudi mencapai Rp531,88 miliar dan berada satu peringkat di atas Indonesia alias peringkat ke-7.
Posisi pertama masih dipegang Timnas Jepang dengan nilai pasar Rp 4,6 triliun. Peringkat kedua adalah timnas Korea Selatan Rp 2,3 triliun, disusul Uzbekistan Rp 816,94 miliar. Selanjutnya, ada Iran di peringkat keempat dengan nilai pasar Rp 804,77 miliar.
Pada posisi kelima ada Uni Emirat Arab (UEA) yang memiliki nilai pasar Rp770,88 miliar. Di posisi keenam ada Australia dengan memiliki nilai pasar Rp412,81 miliar. Timnas Qatar berada satu peringkat dibawah Indonesia, yakni kesembilan dengan nilai pasar Rp401,95 miliar dan peringkat kesepuluh ada timnas Yordania dengan nilai pasar Rp235,52 miliar.
Timnas Indonesia akan melawan Arab Saudi di laga pembuka Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada Kamis (9/10) pukul 00.15 WIB di stadion megah King Abdullah Sports City, Jeddah, dan diyakini akan menjadi salah satu duel paling emosional di awal babak ini.
Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert menyatakan timnas akan dipastikan tampil percaya diri jelang laga melawan Arab Saudi. Meski begitu, Kluivert tetap menegaskan pada anak asuhnya untuk tetap perlu menghormati lawan.
Meski laga ini dinilai sulit, karena menjadi salah satu pertandingan penentu nasib kedua tim untuk lolos ke Piala Dunia tahun depan. Namun, pelatih asal Belanda tersebut tetap percaya diri dan tidak mengeluh dalam persiapan jelang pertandingan.
"Saya tidak akan mengeluh soal persiapan karena semua tahu banyak pemain kami baru tiba dari Eropa kemarin dan hari ini, tapi itu bukan alasan. Besok pertandingannya," kata Kluivert
Pelatih Timnas itu juga berpesan agar pemain harus tetap menjaga fokus dan pikiran untuk tetap tenang di setiap situasi.
"Jadi, kami perlu fokus, pola pikir adalah hal terpenting saat ini. Tetap tenang dalam segala situasi," ujarnya. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.