KAPPI Boyong Komitmen Investasi US$28 Miliar di World Expo Osaka
Selama enam bulan pelaksanaan World Expo Osaka 2025, aroma kopi nusantara ikut mewarnai perhelatan akbar ini. Ajang pertemuan global lintas bangsa, sejak pembukaannya pada 13 April hingga penutupan pada 13 Oktober 2025, Paviliun Indonesia menjadi salah satu destinasi paling ramai di kawasan pameran Yumeshima, Osaka.
Paviliun Indonesia menorehkan prestasi dari jumlah pengunjung melampaui target, nilai potensi investasi meningkat pesat, dan pesan kemanusiaan Indonesia menggema di panggung dunia. Berdasarkan data penyelenggara, total kunjungan publik menembus jauh di atas target yang ditetapkan.
Tak hanya itu, komitmen investasi yang berhasil dijalin Indonesia di World Expo ini mencapai lebih dari US$28 miliar, mencakup sektor energi, pangan, pariwisata, dan industri kreatif.
Di balik kesuksesan Paviliun Indonesia, kiprah KAPPI, Yayasan Pendidikan Pengembangan Perkopian Indonesia, menjadi salah satu elemen penting yang mencuri perhatian dunia.
Sebagai Official Coffee Partner Paviliun Indonesia, KAPPI memperkenalkan kekayaan rasa dan cerita di balik secangkir kopi nusantara kepada ribuan pengunjung setiap harinya. Melalui pengalaman sensori dan narasi budaya, KAPPI menghadirkan kopi bukan sekadar minuman, tetapi simbol keberlanjutan, solidaritas, dan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.
Kepala KAPPI, Roby Wibisono, menegaskan selama enam bulan KAPPI mendukung Paviliun Indonesia dengan tujuan mensukseskan pencapaian target pengunjung. “Kunjungan yang melampaui target merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami,” kata Roby dalam siaran pers yang diterima SWA.co.id, Senin (13/10/2025).
Roby menambahkan, keberhasilan Paviliun Indonesia tidak semata-mata diukur dari capaian ekonomi. “Makna kemanusiaan menjadi inti dari seluruh interaksi di Paviliun Indonesia. Kita menunjukkan bahwa ekonomi dan empati bisa berjalan beriringan,” lanjutnya.
KAPPI berkontribusi untuk kesejahteraan petani kopi Indonesia dan memperkuat hubungan baik dengan masyarakat Jepang yang selama ini menjadi pasar penting kopi nusantara. Paviliun Indonesia menampilkan wajah Indonesia yang progresif melalui perpaduan antara teknologi hijau, inovasi pangan, seni tradisional, dan diplomasi rasa.
Kolaborasi dengan KAPPI menambah warna tersendiri, menjadikan kopi sebagai medium diplomasi budaya yang mampu menyatukan jutaan pengunjung dari berbagai bangsa. Dengan berakhirnya World Expo Osaka, misi besar Paviliun Indonesia tidak berhenti. Justru, semangat kolaborasi dan pesan kemanusiaan yang diusung akan menjadi bekal untuk langkah selanjutnya.
Bagi KAPPI, ini adalah awal dari perjalanan yang lebih luas — menghadirkan perubahan nyata bagi petani kopi Indonesia, memperkuat rantai nilai berkelanjutan, dan membawa cita rasa kopi tanah air semakin dikenal di kancah global.
“Kami percaya bahwa kopi bukan hanya tentang rasa, tetapi juga tentang manusia dan kehidupan di baliknya. World Expo Osaka memberi kami ruang untuk menyampaikan pesan itu kepada dunia,” tutup Roby. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.