Setelah Umumkan Merger, Harga Saham Shield On Service (SOSS) Melambung 25%

Harga saham PT Shield On Service Tbk (SOSS) pada perdagangan di Selasa pagi ini bergerak ke Rp1.300 atau melonjak 25%. Sebelumnya, harga saham SOSS terpantau di Rp1.040, dan dibuka di Rp1.190, sekaligus menjadi harga terendah. Namun, harga tertinggi SOSS di Rp1.300.

Nilai kapitalisasi pasar SOSS sesi satu ini masih sebesar Rp1,03 triliun, dengan volume transaksi sebesar 872.200 saham. Saham ini telah diperdagangkan sebanyak 620 kali, dengan nilai transaksi sebesar Rp1,09 miliar.

Saham SOSS termasuk dalam daftar saham pencetak kenaikan tertinggi (top gainers), selain PT Mustika Ratu Tbk (MRAT), PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM), PT Soho Global Health Tbk (SOHO), dan PT Gozco Plantations Tbk (GZCO).

Sebelumnya, SOSS mengumumkan aksi penggbungan usaha dengan PT Alsok Bass Indonesia Security Services, sebuah perusahaan penyedia jasa keamanan swasta. Adapun alasan merger, bertujuan untuk mengintegrasi bisnis dan efektivitas, memperluas kemitraan bisnis baru dan menangkap potensi pertumbuhan, serta memaksimalkan pembagian pengetahuan dan pengembangan karyawan.

“Sebagai hasil dari integrasi ini, Shield On Service akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk melayani segmen klien yang lebih luas dengan penawaran dan solusi keamanan yang unik dan berorientasi pada klien, sehingga memperkuat posisi kompetitifnya di pasar,” jelas manajemen SOSS dari laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (13/10/2025) kemarin.

Meskipun merger, kondisi SOSS dan Alsok Bass diharapkan tetap terkonsolidasi dalam hal hubungan kerja karyawan. Sehingga, aksi korporasi ini tidak membuat adanya pemutusan hubungan karyawan (PHK) antara kedua belah pihak.

“Seluruh hubungan kerja karyawan Alsok Bass akan dialihkan dan dilanjutkan dengan SOS dengan tetap memperhatikan peraturan yang berlaku,” lanjut manajemen SOSS.

Merger ini efektif pada 1 April 2026, setelah disepakati oleh perusahaan peserta penggabungan, yaitu antara SOS dan Alsok Bass, setelah itu dilanjutkan dalam akta penggabungan usaha. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag