Garuda Resmi Berganti Pilot, dari Wamildan Tsani ke Glenny H. Kairupan

Glenny Kairupan, Direktur Utama Garuda Indonesia. (Ist)
Glenny Kairupan, Direktur Utama Garuda Indonesia. (Ist)

Garuda Indonesia Tbk (GIAA) resmi mengganti pilot mereka untuk memimpin restrukturisasi dan penyehatan bisnis. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan di Jakarta pada Rabu (15/10/2025) menyetujui pengangkatan Glenny H. Kairupan sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia yang baru, menggantikan Wamildan Tsani yang telah menjabat sejak November 2024.

Siapa Glenny?

Glenny, kelahiran Manado 11 Februari 1949 itu bukan orang baru di Garuda Indonesia. Ia pernah menduduki posisi Komisaris Garuda Indonesia pada 15 Agustus 2024.

Nama Glenny sudah lama dikenal di lingkungan Presiden Prabowo. Kedekatan mereka terbina sejak sama-sama menjadi taruna AKABRI dan berlanjut hingga ke panggung politik.

Usai purnatugas dari militer, Glenny memasuki dunia politik melalui Partai Gerindra. Ia tercatat sebagai anggota Dewan Pembina Gerindra periode 2020–2025 dan pernah menjabat Direktur Penggalangan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo–Sandiaga pada Pilpres 2019.

Di ranah korporasi, Glenny memiliki pengalaman sebagai Komisaris PT Teknologi Militer Indonesia (TMI), perusahaan swasta nasional di industri pertahanan (alutsista).

Pada awal Agustus, Presiden Prabowo menganugerahkan kenaikan pangkat kehormatan kepada Glenny dalam upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Lapangan Suparlan Pusdiklatpassus, Batujajar, Bandung, Jawa Barat.

Manajemen Baru

Selain itu, RUPSLB juga menunjuk Thomas Sugiarto Oentoro sebagai Wakil Direktur Utama, Balagopal Kunduvara sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Neil Raymond Mills sebagai Direktur Transformasi. Selanjutnya RUPSLB juga mengangkat Frans Dicky Tamara sebagai Komisaris.

Dengan demikian maka berikut ini adalah susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Garuda Indonesia (Persero) sesuai keputusan RUPSLB tanggal 15 Oktober 2025 adalah sebagai berikut:

Susunan Dewan Komisaris:

  • Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Fadjar Prasetyo
  • Komisaris: Chairal Tanjung
  • Komisaris: Frans Dicky Tamara
  • Komisaris Independen: Mawardi Yahya

Susunan Direksi

  • Direktur Utama: Glenny H. Kairupan
  • Wakil Direktur Utama: Thomas Sugiarto Oentoro
  • Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Balagopal Kunduvara
  • Direktur Niaga: Reza Aulia Hakim
  • Direktur Operasi: Dani Haikal Iriawan
  • Direktur Teknik: Mukhtaris
  • Direktur Human Capital & Corporate Service: Eksitarino Irianto
  • Direktur Transformasi: Neil Raymond Mills

Dalam rilis resmi Perseroan yang diterima SWA.co.id menyebutkan, agenda ini sebelumnya telah memperoleh dukungan dan persetujuan dari Pemegang Saham, c/q pemerintah Indonesia, dan pengawasan, serta pengelolaan oleh BPI Danantara Indonesia. Dukungan tersebut mencakup strategi optimalisasi model bisnis, penguatan struktur pendanaan jangka panjang, serta penguatan tata kelola, dan memastikan arah dan program restrukturisasi berkelanjutan.

“Langkah-langkah ini selaras dengan strategi nasional pemerintah dalam memperkuat konektivitas udara domestik dan internasional, mendukung pemulihan serta pertumbuhan sektor pariwisata, dan memperkokoh posisi Indonesia sebagai pusat penerbangan regional di kawasan Asia Tenggara. Dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045, Danantara Indonesia sangat ingin sebuah flag carrier nasional sehat dan berkembang, menguasai jalur-jalur domestik, termasuk Kawasan 3T,” tulis keterangan Perseroan dalam rilis resminya. (*)

# Tag