Lezatnya Bisnis MPASI ala Grouu.id

Pengalaman merasakan kesulitan bisa menjadi ide atau pendorong lahirnya bisnis. Itulah yang dialami Jessica Marthin, CEO dan Co-Founder Grouu.id, perusahaan yang menyediakan layanan katering makanan pendamping ASI (MPASI) bagi bayi usia enam bulan ke atas.

Berawal dari Frustrasi

Jessica menuturkan, mulanya ia merasa frustrasi karena kesulitan mencari makanan bayi yang sehat dan praktis. Saat itu ia masih bekerja full-time di kantor.

“Menyiapkan MPASI sendiri saat itu ternyata cukup menantang, terutama karena saya ibu baru, informasi terbatas, dan saya juga tidak terlalu pandai memasak,” kata lulusan Jurusan Ekonomi dan Komunikasi, University of California, Davis, Amerika Serikat, ini.

Ia sempat bertanya ke teman-teman dan keluarga yang juga punya anak kecil, ternyata mereka mengalami hal yang sama. “Dari situ, saya menyadari bahwa ini bukan hanya masalah saya sendiri,” ujarnya.

Jessica mulai melakukan riset pasar dan menemukan bahwa makanan bayi kemasan sudah umum, tapi makanan bayi fresh belum banyak tersedia. Ia mengaku tahu sudah banyak pemain besar yang terjun ke industri makanan bayi. Hanya saja, inovasi di sektor makanan ini masih sangat minim.

Dari risetnya, ia juga menemukan bahwa ternyata banyak ibu yang sebenarnya mencari solusi MPASI yang lebih segar, praktis, dan menyerupai masakan rumahan, tapi pilihan tersebut belum ada. “Jadi, kami ingin hadir untuk mengisi kekosongan itu, dengan pendekatan yang lebih modern, personal, dan relevan dengan gaya hidup keluarga muda saat ini,” katanya.

Memahami fakta seperti itu, Jessica bersama rekannya memberanikan diri untuk mendirikan Grouu.id, perusahaan rintisan dengan nama legal PT Menggapai Bintang Angkasa. Rekannya yang sesama co-founder itu berlatar belakang pendidikan teknik pangan dan desain komunikasi visual.

Startup ini mulai beroperasi pada Agustus 2020, ketika pandemi Covid-19 mulai menerpa Tanah Air. Kala itu, banyak orang, termasuk para ibu, mulai bekerja dari rumah (work from home).

Meski terkesan punya lebih banyak waktu, ternyata banyak ibu tetap kesulitan menyiapkan MPASI. “Justru dari situ kami makin yakin bahwa kebutuhan akan solusi makanan bayi yang praktis, sehat, dan segar sangat besar,” katanya.

Mei 2021, Jessica undur diri (resign) dari pekerjaan lamanya. Lima tahun terakhir sebelum membidani lahirnya Grouu.id, ia bekerja di Gojek, menjadi bagian dari Tim Corporate Strategy.

“Saat pandemi masih parah, banyak yang kehilangan pekerjaan, sedangkan saya malah meninggalkan pekerjaan tetap,” ujarnya. Ia mengaku mendapat dukungan dari tim co-founder karena mereka semua memutuskan berfokus sepenuhnya untuk membesarkan Grouu.id.

Jessica Marthin, CEO dan Co-Founder Grouu.id. (Foto: Prio Santoso/SWA)
Jessica Marthin, CEO dan Co-Founder Grouu.id. (Foto: Prio Santoso/SWA)

Makanan Bayi Fresh

Grouu.id memulai bisnis ini dengan menyediakan makanan bayi fresh. Perusahaan katering ini menyediakan variasi menu harian seperti rendang, lodeh, hingga soto, yang khusus diformulasikan untuk bayi. “Sekarang, kami juga punya produk kemasan, tapi tetap mempertahankan kualitas dan keberagaman rasa khas Indonesia,” ujarnya lagi.

Apakah aman bagi bayi untuk mengonsumsi makanan berbumbu seperti rendang dan soto? Jessica mengakui, banyak orang tua yang menanyakan hal ini.

Ia memastikan: aman dan bagus. “Justru sejak dini anak perlu diperkenalkan dengan berbagai rasa yang akan membantu mereka tidak menjadi picky eater,” ujarnya.

Untuk itu, Grouu.id menggunakan rempah alami dan menghindari bahan tambahan kimiawi. Selain itu, juga memakai blast freezer untuk mendinginkan makanan dengan cepat setelah dimasak, untuk meminimalkan waktu bagi bakteri berkembang. Masa simpan produknya pun bisa sampai tiga bulan dalam kondisi beku.

Satu porsi MPASI sekitar 150 ml. Untuk bayi yang baru mulai mengonsumsi MPASI, porsi sebesar itu bisa untuk dua kali makan. Harga buburnya per porsi mulai dari Rp 30.000. Adapun untuk snack, harganya mulai dari Rp 19.000 dan bisa untuk beberapa kali konsumsi.

Grouu.id memulai pemasaran produknya melalui media sosial dan WhatsApp. Lalu, merambah aplikasi food delivery dan e-commerce.

Produk Grouu.id pun dipasarkan secara offline di wilayah Jabodetabek. Saat ini tersedia di sejumlah supermarket seperti Hero, Grand Lucky, Ranch Market, AEON, Superindo, Lottemart, dan Hypermart. Produknya juga bisa dijumpai di sejumlah baby shop, seperti Raja Susu, Babywise, dan toko susu lokal lainnya.

Untuk mendukung penjualan produknya, Grouu.id aktif mengedukasi kalangan orang tua lewat kolaborasi dengan komunitas ibu dan influencer mikro. Saat ini Grouu.id punya sekitar 700 ibu yang tergabung sebagai micro-influencer-nya. Mereka membantu mengedukasi sesama ibu soal MPASI dan makanan bayi, bukan melulu terkait penjualan.

null
Produk yang dipasarkan Grouu. (grouu.id)

Diinjeksi

Pada Januari 2022, Grouu.id mendapatkan pendanaan tahap awal senilai US$400.000 dari Selera Kapital dan beberapa angel investor Tanah Air. Selera Kapital merupakan perusahaan investasi dari Sour Sally Group, perusahaan di bidang F&B yang telah memiliki pengalaman belasan tahun.

Menurut Vritimes.com (14 September 2022), pada September 2022 Grouu memperoleh pendanaan equity round, dengan jumlah yang tidak disebutkan. Pendanaan ini dipimpin oleh Teja Venture dengan partisipasi dari Arkana Venture dan Javas Capital.

Sejak menyediakan layanannya pada Agustus 2020, Grouu.id sudah menyajikan lebih dari 1,5 juta porsi makanan sehat unuk bayi dan anak. Jessica mengklaim, banyak ibu yang menggunakan produknya setiap hari, dari awal mengenal MPASI sampai sang anak bisa makan bersama keluarga.

“Fokus kami tahun ini adalah memperluas distribusi melalui kerjasama dengan distributor lokal di berbagai area di Indonesia, serta terus berinovasi dalam produk,” ungkapnya.

null
Grouu.id terus melebarkan sayap, termasuk membuat fasiltias dapur di Surabaya. (Foto: rri.co.id)

Adapun dari segi produk, Grouu.id sedang mengembangkan varian baru untuk produk snack, seperti puding dan puff. Ia mengaku perusahaannya ini selalu melibatkan konsumen dalam proses pengembangan produk, mulai dari ide hingga uji coba sebelum meluncurkan produk baru.

Jessica berharap Grouu.id bisa menjadi bagian dari proses tumbuh-kembang anak-anak Indonesia. Tidak hanya di kota besar, tapi juga di pelosok daerah. “Kami berharap, ke depan produk makanan bayi lokal Indonesia bisa bersaing di pasar global, dan menunjukkan bahwa produk dalam negeri juga berkualitas tinggi,” katanya. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag