UMKM Dipacu Kian Melek Asuransi, Prudential Syariah dan Dewan Asuransi Indonesia Gelar Literasi Asuransi di Jawa Timur
Dalam rangka memperingati Hari Asuransi 2025 sekaligus Bulan Inklusi Keuangan yang diperingati setiap Oktober, Prudential Syariah berpartisipasi aktif dalam kegiatan literasi asuransi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang diselenggarakan oleh Dewan Asuransi Indonesia (DAI) di Surabaya, Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program edukasi nasional bertemakan Literasi Asuransi untuk Negeri, yang mengajak masyarakat untuk memahami manfaat asuransi, memiliki produk asuransi sesuai kebutuhan, dan merasakan perlindungan dari berbagai risiko kehidupan.
Vivin Arbianti Gautama, Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, menyampaikan Prudential Syariah berkomitmen untuk terus memperkuat literasi dan inklusi asuransi di Indonesia. "Melalui kegiatan edukasi seperti ini, kami ingin membantu masyarakat terutama pelaku UMKM memahami pentingnya perlindungan keuangan agar mereka dapat berusaha dengan lebih tenang, berkelanjutan, dan sesuai prinsip syariah," ujarnya seperti dikutip Senin, (20/10/2025).
Upaya kolaboratif ini sejalan dengan peningkatan literasi dan inklusi keuangan nasional. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi perasuransian meningkat signifikan menjadi 45,45% dari sebelumnya 36,9% di tahun 2024, sementara indeks inklusi asuransi naik menjadi 28,50% dari 12,12%.
Data ini menjadi bukti nyata bahwa edukasi berkelanjutan yang dilakukan industri asuransi bersama pemerintah dan asosiasi mampu mendorong masyarakat untuk memahami sekaligus memiliki produk asuransi yang sesuai kebutuhan.
Sementara itu, menurut data Kementerian Koperasi dan UKM (2025), UMKM menyumbang lebih dari 61% terhadap produk domestik bruto (PDB) dan menyerap lebih dari 97% tenaga kerja nasional. Namun, sebagian besar pelaku UMKM belum memiliki perlindungan keuangan yang memadai terhadap risiko bisnis, kesehatan, maupun kondisi tak terduga lainnya. Hal ini memperkuat urgensi kegiatan literasi Prudential Syariah, agar pelaku UMKM lebih siap dan terlindungi dalam menghadapi tantangan ekonomi.
Tema Hari Asuransi tahun ini mencerminkan komitmen bersama seluruh pelaku industri perasuransian untuk memperluas wawasan dan kepercayaan masyarakat terhadap pentingnya berasuransi. Melalui edukasi berkelanjutan dan kolaborasi lintas lembaga, diharapkan kesadaran masyarakat akan tumbuh bahwa asuransi bukan hanya instrumen finansial, melainkan fondasi penting dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga dan keberlangsungan usaha, terutama bagi sektor UMKM.
“Kami percaya bahwa literasi dan inklusi asuransi yang baik akan menciptakan masyarakat yang lebih tangguh dan berdaya. Sejalan dengan inisiatif Gencarkan (Gerakan Nasional Cerdas Keuangan) dari OJK, Prudential Syariah berkomitmen untuk terus memperluas edukasi dan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya perlindungan berbasis prinsip syariah. Kami ingin memastikan bahwa manfaat asuransi syariah dapat dirasakan secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat,” tambah Vivin.
Melalui partisipasi dalam kegiatan yang diinisiasi oleh DAI ini, Prudential Syariah berharap dapat menjadi bagian dari upaya kolektif membangun masyarakat yang lebih melek asuransi dan sadar pentingnya perlindungan finansial. Dengan pemahaman yang lebih baik, pelaku UMKM diharapkan dapat tumbuh lebih tangguh, berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, serta memperkuat ekosistem ekonomi syariah yang berkelanjutan di Indonesia. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.