Java Criollo: Cokelat yang Mendunia dari Petani Kakao Gunung Kidul
Nepi Ariyanto, Sales & Marketing Director, Java Criollo. (Foto: Syifa Nur Layla/SWA)Hot/Iced Chocolate @Rp33.000
Begitulah bunyi tulisan pada sebuah banner mungil di booth PT Java Criollo Cokelat Indonesia. Dua pegawai tampak sibuk meracik minuman cokelat pesanan pengunjung Trade Expo Indonesia (TEI) 2025. Ada pula cokelat batang dan kue cokelat mini yang siap menyapa indera pengecap dengan rasa manis-pahit khas.
Nepi Ariyanto, Sales & Marketing Director Java Criollo, menuturkan bisnis cokelat ini berdiri sejak 2023, tepat ketika pandemi Covid-19 mereda. Dengan pasokan biji kakao melimpah di Gunung Kidul, ia yakin peluang ekspor sangat terbuka, sebab permintaan global terhadap kakao melebihi pasokannya.
“Indonesia selama ini dikenal sebagai pengekspor bahan mentah, bukan produsen cokelat premium. Kami ingin membawa Gunung Kidul menjadi penghasil cokelat premium ke panggung dunia,” ucap Nepi kepada SWA.co.id, Jumat (17/10/2025).
Ucapan Nepi bukan tanpa dasar. Java Criollo sudah menjajaki pasar ke Dubai, Amerika Serikat, Denmark, hingga Belanda melalui jejaring diaspora. Baru-baru ini, perusahaan meneken nota kesepahaman dengan Jepang untuk transaksi business-to-business senilai US$5,2 juta atau Rp87 miliar di TEI 2025.
Lewat kerja sama itu, Java Criollo akan memenuhi permintaan Jepang mengirimkan 18 ton biji kakao per bulan. Selain itu, sejumlah buyer ritel mulai berdatangan untuk melihat langsung perkebunan kakao dan fasilitas pabrik Java Criollo di Gunung Kidul (DI Yogyakarta) dan Batang (Jawa Tengah).
Menyejahterakan Petani
Sebelumnya, para petani kakao di Gunung Kidul menghadapi harga jual yang berada di bawah harga global, membuat mereka belum menikmati hasil kerja secara adil. Padahal, wilayah ini dikenal sebagai salah satu sentra cokelat di Indonesia. Melihat kondisi itu, Java Criollo berkomitmen membeli hasil panen petani sesuai standar internasional.
Kini kondisi petani membaik melalui kemitraan dengan Java Criollo. “Kalau mereka boleh milih, pasti akan menjual produk biji kakao-nya ke kami. Karena kami membeli harga lebih tinggi daripada tengkulak. Harga yang fair standar dunia,” ujarnya.
Java Criollo telah bermitra dengan 10 kelompok petani kakao. Setiap kelompok beranggotakan 10–20 orang. Dengan dukungan para mitra, perusahaan mampu memproduksi hingga 1.000 unit produk jadi.
Cokelat yang Menyehatkan
Java Criollo menjajakan beragam produk: mulai raw material (biji kakao), setengah jadi (cocoa liquor, cocoa mass), hingga produk jadi (cokelat batang, bubuk minuman cokelat). Perusahaan juga menggunakan sorgum sebagai pemanis alami.
Produk unggulan untuk konsumen ritel adalah bubuk minuman cokelat dengan cita rasa dark chocolate, tanpa susu, tanpa bahan kimia tambahan, dan tanpa pemanis buatan. Sorgum menjadi alternatif bagi konsumen yang ingin tetap menikmati manis dengan lebih sehat.
Coklat batang dan bubuk minuman coklat Java Criollo. (Foto: Syifa Nur Layla/SWA)Agar bisnis berkelanjutan, Java Criollo tiga tahun terakhir mengembangkan varietas kakao Criollo — varietas langka dengan kualitas sangat tinggi. Jika varietas lain dihargai Rp60–100 ribu per kilogram, Criollo bisa bernilai hingga tiga kali lipatnya.
“Tiga tahun ini sudah berbunga dan belajar buah. Stabilnya di umur lima sampai enam tahun ke depan,” ucap Nepi.
Menurutnya, Indonesia perlu memperluas budidaya Criollo karena permintaannya tinggi. Java Criollo pernah mendapat permintaan lima ton Criollo dari Amerika Serikat dan Jepang, namun permintaan itu belum terwujud.
Dukungan Pertamina
Pencapaian ekspor Java Criollo turut didorong pelatihan dari Pertamina. Sejak 2024, perusahaan bergabung sebagai UMKM binaan Pertamina. “Melalui program tersebut, kami berkesempatan mengikuti berbagai pameran dan pendampingan bisnis,” ujar Nepi.
Materi pelatihan mencakup pengembangan kapasitas, pemasaran digital, manajemen keuangan, hingga ekspor. Bagi Nepi, pelatihan ekspor sangat berkesan. “Kami bergerak di bidang perkebunan dengan B2B. Para buyer yang datang sudah berorientasi ekspor,” pungkasnya.
Ujang Supriadi, Officer II SMEPP (Small and Medium Enterprise Partnership Program) Pertamina, mengatakan perseroan melaksanakan berbagai kelas untuk UMKM, salah satunya UMKM Go Global.
Kelas ini membekali pelaku UMKM memproduksi sesuai standar dan regulasi internasional serta mendampingi pemenuhan akreditasi di negara tujuan ekspor — misalnya China National Accreditation Service for Conformity Assessment (CNAS), Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), hingga International Organization for Standardization (ISO).
Booth Java Criollo saat pameran TEI 2025. (Foto: Syifa Nur Layla/SWA)Pelatihan UMKM Go Global juga berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag). Setiap tahun pelatihan diadakan dua kali dengan 36 peserta, dan seluruh biaya ditanggung Pertamina. "Jadi, UMKM ini top-nya kelas Go Global yang ada di Pertamina," tuturnya saat ditemui di TEI 2025.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, mengungkapkan capaian emas Java Criollo. Pada hari pertama TEI 2025, perusahaan meneken MoU dengan pihak Jepang — bukti UMKM binaan Pertamina mampu bersaing di pasar internasional.
“UMKM binaan Pertamina, PT Java Criollo Cokelat Indonesia, adalah produsen kakao dan cokelat yang menandatangani kerja sama dengan Being Co. Ltd dari Jepang untuk ekspor produk cokelat senilai US$5,2 juta atau Rp87 miliar,” ujarnya.
Dari pihak Jepang, Sakae Noda mengapresiasi kualitas cokelat Indonesia. Ia menilai produk Java Criollo memiliki keunggulan alami dan harga kompetitif. “Saya tertarik karena produk ini alami, tanpa pupuk kimia, dan memiliki kualitas yang sangat baik dengan harga terjangkau. Saya berharap masyarakat Jepang bisa menikmati produk cokelat Indonesia ini karena kualitasnya luar biasa,” puji Sakae. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.