Jambi Cetak Sejarah: Angkot Listrik BTS Pertama di Indonesia Resmi Beroperasi

Transportasi publik ramah lingkungan berbasis listrik di Jambi. (Foto: Pemkot Jambi)
Transportasi publik ramah lingkungan berbasis listrik di Jambi. (Foto: Pemkot Jambi)

Pemerintah Kota Jambi melanjutkan langkah menuju kota hijau dengan meresmikan transportasi publik ramah lingkungan berbasis listrik pada Jumat malam (24/10/2025).

Armada ini terdiri dari tiga bus medium dan tiga angkutan listrik (angkot), dan dihadirkan dalam rangkaian acara Carnaval Angso Duo Kota Jambi di hadapan ribuan warga.

Peresmian dilakukan oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha S.E., M.A., Direktur Utama KALISTA Albert Aulia Ilyas sebagai penyedia ekosistem EV, Direktur Utama Yutaka Novi Candra Hermawan sebagai operator, serta jajaran Pemkot dan Forkompimda.

Peluncuran ini menjadi tonggak sejarah bagi Kota Jambi, sekaligus pertama di Indonesia yang menghadirkan angkot feeder listrik berbasis layanan Buy The Service (BTS). Kehadiran transportasi publik berbasis energi bersih ini mempertegas dorongan kota menuju mobilitas berkelanjutan, pengurangan emisi kendaraan bermotor, serta penyediaan layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Antusiasme masyarakat terhadap layanan uji coba mendorong penambahan empat unit armada baru: satu bus medium berkapasitas 26 penumpang dan tiga angkot listrik berkapasitas 10 penumpang, melengkapi dua bus medium yang telah beroperasi pada tahap awal.

Seluruh unit dilengkapi AC, CCTV, pintu darurat, palu pemecah kaca, dan alat pemadam kebakaran untuk memastikan kenyamanan dan keamanan penumpang. Penambahan armada ini juga bertujuan mengurangi waktu tunggu di halte.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. menyatakan bahwa peresmian bus listrik hari ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kota Jambi dalam menghadirkan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan.

"Kita perlu mulai menata arah transportasi masa depan agar mobilitas masyarakat tetap lancar dan efisien seiring dengan meningkatnya untuk menghindari kemacetan yang diakibatkan oleh pertumbuhan kendaran yang tidak diimbangi oleh pelebaran jalan,” ujar Maulana.

“Transportasi publik yang baik adalah salah satu ciri kota maju. Ke depan, jumlah armada bus listrik akan pelan-pelan kami tambah, agar semakin banyak masyarakat Jambi yang dapat menikmati layanan ini,” tambahnya.

Acara peluncuran transportasi publik berbasis listrik di Kota Jambi. (Foto: Pemkot Jambi)
Acara peluncuran transportasi publik berbasis listrik di Kota Jambi. (Foto: Pemkot Jambi)

Direktur Utama KALISTA, Albert Aulia Ilyas, juga menegaskan besarnya arti kolaborasi ini. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk mengakselerasi transisi transportasi publik ramah lingkungan di Kota Jambi.

"Melihat antusiasme tinggi masyarakat Jambi serta hasil survei kepuasan penumpang yang positif, KALISTA optimistis bahwa kehadiran bus listrik di Kota Jambi akan berkontribusi nyata dalam mengurangi polusi sekaligus menghadirkan transportasi publik yang aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah lingkungan menciptakan kota Jambi yang bahagia tanpa Polusi,” ujarnya.

Uji Coba Mencapai 36 Ribu Penumpang

Masyarakat dapat menikmati layanan ini secara gratis hingga Desember 2025 hanya dengan menempelkan KTP atau kartu elektronik seperti Flazz atau e-Money pada Tap on Bus.

Operasional berlangsung pukul 06.00–20.00 WIB, melayani tiga rute utama: Terminal Rawasari – Terminal Alam Barajo (via Simpang Kawat), Terminal Alam Barajo – Terminal Rawasari (via Sipin), serta Terminal Rawasari – Paal X. Informasi rute dan jadwal tersedia melalui akun Instagram @kalistaev dan @dishub_kota_jambi.

Pada tahap uji coba 28 Mei–30 September, dua unit bus listrik telah menempuh 39.492 km dengan rata-rata 180 km per hari dan mencatat 36.040 penumpang. Efisiensi energi mencapai 2,03 km/kWh, dengan penghematan biaya energi hingga 57% dan penurunan emisi karbon sebesar 30%.

Hasil survei kepuasan pelanggan menunjukkan nilai rata-rata 3,90 dari 5,00. Skor tertinggi berada pada aspek kenyamanan bus (4,27/5,00), kemudian kualitas layanan (3,90/5,00), dan fasilitas pendukung (3,70/5,00). Indeks loyalitas pelanggan mencapai 71%, menunjukkan kepercayaan publik atas layanan ini.

Warga yang hadir saat peresmian turut memberikan respons positif. Banyak yang menilai bus listrik sebagai alternatif transportasi yang aman, nyaman, dan lebih modern sehingga dapat mendorong peralihan penggunaan kendaraan pribadi.

Keberlanjutan kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat ekosistem transportasi publik listrik di Kota Jambi, seraya mendukung misi nasional menuju kota layak huni dan rendah emisi. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag