Bundamedik (BMHS) Berencana Bagikan Dividen Tunai di 2026
Emiten rumah sakit, PT Bundamedik Tbk (BMHS), berencana untuk membagikan dividen tunai pada 2026. Direktur Keuangan Bundamedik, Cuncun Wijaya, mengatakan pembagian dividen ini mengacu prospektus awal ketika perusahaan melantai di bursa (IPO), yaitu maksimum 30% dari laba tahun sebelumnya.
“Berarti di tahun 2026, nanti kami bagi dividen [tunai] dengan nilai maksimum 30% dari laba tahun 2025,” jelas Cuncun di BMHS Diagnos Tower seperti ditulis SWA.co.id di Jakarta pada Senin (3/11/2025).
Beberapa bulan menuju penutupan tahun 2025, BMHS masih berupaya untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Selain menambah rumah sakit dan tempat tidur, perusahaan juga menambah layanan kompleks. Misalnya, pembedahan dengan robot sejak tahun 2021, salah satunya melalui layanan robotic skin sparing mastektomi di Indonesia dan Asia Tenggara.
Kemudian, memperluas jangkauan fasilitas kesehatan preventif hingga ke stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta, yang menyediakan vaksinasi, immune booster, pemeriksaan kesehatan, dan konsultasi kesehatan.
Adapun fasilitas Neonatal Intensive Care Unit (NICU) tersedia 31 tempat tidur, yang rata-rata melayani sekitar 250-300 bayi berisiko tinggi per tahun. Salah satu fasilitas ini termasuk dalam Center of Excellence (CoE) ibu dan anak, di mana CoE diklaim berkontribusi sekitar 51% terhadap pendapatan BMHS selama 9 bulan di tahun 2025.
Seluruh layanan ini dilakukan perusahaan dan berdampak terhadap laba tahun buku 2025. Hal ini bertujuan untuk mengencangkan pertumbuhan kinerja BMHS secara jangka panjang.
“Kami lakukan untuk meninggikan pendapatan dari pelayanan yang lebih, sehingga masyarakat tidak perlu ke luar negeri,” tutup Cuncun.
Mengutip data historis dividen BMHS dari aplikasi Stockbit, perusahaan terakhir kali membagikan dividen tunai Rp0,65 per saham yang dibayarkan pada 18 Juni 2025. Setahun lalu, BMHS juga menebar dividen Rp0,56 per saham yang dibayar pada 3 Juli 2024.
Beberapa tahun sebelumnya, BMHS membagikan dividen Rp1,5 per saham pada 21 Juli 2023. Perusahaan juga masih membagikan dividen dalam suasana pandemi Covid-19 pada 2022. Saat itu, BMHS menebar dividen Rp2,56 per saham yang dibayarkan pada 24 Agustus 2022.
Melansir data perdagangan saham dari laman TradingView, BMHS bergerak dinamis ke Rp157 pada Senin (3/11/2025) pukul 10.39 WIB. Volume transaksinya mencapai Rp1,55 juta saham dan kapitalisasi pasar Rp1,37 triliun. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.