Jaecoo Kian Ngegas: Targetkan Buka 50 Jaringan Dealer hingga 2026

null
Zheng Suo, Country Director PT Chery Sales Indonesia saat memaparkan rencana ekspansi jaringan Jaecoo di Indonesia, Senin (3/11/2025). (Foto: M. Ubaidillah/SWA)

Brand otomotif asal Tiongkok yang berada di bawah naungan Chery Group, Jaecoo, tengah gencar melakukan ekspansi di Indonesia. Perusahaan menargetkan membuka 50 jaringan dealer pada 2026. Jaringan dealer ini akan tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bangka Belitung hingga Bali.

Hingga 3 November 2025, sebanyak 14 dealer telah beroperasi. Terbaru, pada 31 Oktober 2025, Jaecoo membuka dua dealer baru di Jakarta, yakni Jaecoo Mas Kelapa Gading dan Jaecoo Andalan Mampang. Beberapa hari sebelumnya, juga telah dibuka dealer Jaecoo di Malang dan Surabaya.

Pembukaan jaringan dealer ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Jaecoo untuk menghadirkan akses yang lebih luas bagi pelanggan. Kehadiran dealer sekaligus memastikan setiap konsumen dapat menikmati pengalaman kepemilikan SUV premium dengan standar global.

Jaecoo mempertegas komitmennya dalam menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap kendaraan SUV yang tidak hanya tangguh dan berperforma tinggi, tetapi juga sarat teknologi dan ramah lingkungan.

Jaecoo berupaya menghadirkan pelayanan terintegrasi yang mencakup seluruh perjalanan pelanggan, mulai dari pembelian kendaraan, perawatan berkala, hingga layanan purna jual dengan standar internasional.

“Pembukaan dealer menunjukkan komitmen kami dalam memperluas jaringan Jaecoo di wilayah strategis Indonesia. Kami ingin memberikan kemudahan akses, pelayanan berstandar global, serta pengalaman kepemilikan SUV premium terbaik bagi pelanggan,” ujar Zheng Suo, Country Director PT Chery Sales Indonesia.(*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag