Goodyear Indonesia (GDYR) Menetapkan Sosok Ini Menjadi Presiden Komisaris

PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) telah resmi mengangkat Vee Vien Tan sebagai Presiden Komisaris Goodyear Indonesia. Hal ini disepakati para pemegang saham pada Rapat Umum pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Bogor, Jawa Barat, pada Jumat pekan lalu. Vee menggantikan Kristian David Hoeh yang mengundurkan diri sebagai Presiden Komisaris GDYR.

“Menyetujui pengunduran diri Kristian David Hoeh sebagai Presiden Komisaris perseroan efektif sejak ditutupnya rapat. Menyetujui untuk mengangkat Vee Vien Tan sebagai Presiden Komsiaris perseroan efektif sejak ditutupnya rapat,” tulis Helda Sihombing, Sekretaris Perusahaan Goodyear Indonesia pada risalah RUPSLB Goodyear Indonesia yang disampaikan di keterbukaan informasi di Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Sebelumnya, RUPSLB digelar pada 31 Oktober 2025. Saat itu, pemegang saham GDYR sepakat terhadap susunan dewan komisaris GDYR berubah menjadi sebagai berikut. Pertama, Vee Vien Tan sebagai presiden komisaris. Kedua, Budiman Husin sebagai komisaris. Terakhir, Herwan Ng sebagai komisaris independen. Ketiganya menjabat dari periode 12 Juni 2025 hingga 30 Juni 2028.

Selanjutnya dari sisi direksi, Iman Santoso masih menjabat sebagai presiden direktur perseroan. Kemudian, David Edison Tampubolon dan Iwan Ridwan Widarmana masing-masing sebagai direktur. Ketiganya menjabat dari periode 12 Juni 2025 hingga 30 Juni 2026.

Dari sisi perdagangan saham, hari ini harga saham GDYR masih bergerak dinamis ke Rp1.120, melansir dari laman TradingView pada pukul 10.53 WIB. Volume transaksi GDYR jelang jeda bursa sesi pertama sebanyak 10.300 saham. Nilai kapitalisasinya mencapai Rp455,10 miliar.

Hingga saat ini, GDYR masuk dalam papan pengembangan di BEI. Perusahaan tersebut bergerak di sektor barang konsumen non-primer, khususnya di produksi ban dan komponen otomotif. GDYR terakhir kali melantai di bursa (IPO) sejak 22 Desember 1980. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag