Rumah Sakit Milik Keluarga Eks Wapres Umar Wirahadikusumah (DKHH) Mencetak Laba Bersih Rp6,82 Miliar, Meroket 243%
PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH) atau DKH Hospitals berhasil melanjutkan pertumbuhan kinerja positif per September tahun ini seiring dengan strategi efisiensi yang dilakukan. Manajemen DKHH optimistis target sepanjang tahun 2025 bisa terlampaui. Laba bersih DKHH sepanjang Januari-September 2025 melesat 234% atau menjadi Rp6,82 miliar dari Rp2,04 miliar pada periode yang sama di 2024 Meroketnya laba bersih ini membuat laba per saham perseroan sebesar Rp993 per akhir September 2025.
“Kami bersyukur atas kepercayaan investor serta masyarakat terhadap perusahaan. Kami akan terus memperkuat posisi sebagai penyedia layanan kesehatan di wilayah underserved yang adaptif dan bertumbuh cepat, seperti yang tertuang dalam visi kami yaitu ‘Mewujudkan Indonesia Sehat’,” ujar Satria M. Wilis, Direktur Utama DKHH pada siaran pers di Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Pertumbuhan laba bersih itu tidak lepas dari penerapan strategi efisiensi jitu oleh manajemen DKHH. Emiten yang mencatatkan saham perdananya (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Mei 2025 ini mampu menurunkan sejumlah beban di tengah terjadinya penurunan pendapatan.
Beban usaha perseroan menyusut dari Rp 24,81 miliar menjadi Rp 18,79 miliar akibat adanya penurunan beban penjualan dari Rp4,49 miliar menjadi separuhnya, yakni Rp2,13 miliar. Beban umum dan administrasi pun berhasil ditekan dari Rp20,33 miliar menjadi Rp16,65 miliar per akhir September 2025.
Selain itu, beban keuangan perseroan juga berkurang dari Rp8,60 miliar menjadi Rp7,56 miliar. Penurunan beban-beban tersebut mengkompensasi pendapatan perseroan yang terkontraksi dari Rp113,28 miliar menjadi Rp110,91 miliar per September 2025.
Manajemen DKHH optimistis target sepanjang tahun 2025 bisa terlampaui dan perseroan bisa konsisten dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham dan masyarakat luas. Tahun ini, perseroan menargetkan laba bersih ada di angka Rp8,2 miliar dan pendapatan sebesar Rp165 miliar.
DKHH atau DKH Hospital Groups merupakan rumah sakit milik keluarga Umar Wirahadikusumah, Wakil Presiden RI periode 1983-1988. DKH Hospital Groups mendirikan rumah sakit pertama tahun 2014 bernama RS Kartika Cibadak yang saat ini sudah beralih nama menjadi RS DKH Cibadak yang merupakan rumah sakit tipe C.
Pada 2022, DKH Hospital Groups mengakuisisi PT As Shofwan Tunggal Mandiri pemilik RS As Shofwan, rumah sakit tipe D yang kemudian naik kelas menjadi rumah sakit tipe C setelah dikelola perseroan dan berubah nama menjadi RS DKH Kedungwaringin. Pada 2023, DKH Hospital Groups Kembali mengakuisisi pengelola rumah sakit tipe D RS Kasih Insani, yakni PT Mutiara Persada Abadi dan saat ini bernama RS DKH Sukatani. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.