Berkolaborasi dengan Tokopedia, Duolingo akan Hadir di Ecommerce

Duolingi dan Tokopedia resmi berkolaborasi. (Foto: Tokopedia)

Duolingo, aplikasi belajar bahasa paling populer di dunia dan Tokopedia, raksasa e-commerce Indonesia resmi mengumumkan kolaborasi strategis keduanya, Senin (3/11/2025). Meskipun berasal dari dua dunia yang berbeda, kolaborasi ini terasa selaras dan relevan bagi masyarakat Indonesia.

Selama ini, keduanya kerap dikaitkan melalui meme, komentar, serta berbagai konten buatan pengguna yang beredar di media sosial. Duo, maskot ikonik dari Duolingo, dan Toped, maskot ceria milik Tokopedia, telah menjadi dua karakter burung hantu hijau yang mudah dikenali dan memiliki tempat tersendiri dalam budaya pop digital Indonesia.

Kolaborasi ini diawali dengan sebuah kejutan melalui akun TikTok yang berhasil menarik perhatian warganet di media sosial. Selama satu hari penuh, Duo mengambil alih akun Tokopedia dan mengumumkan “Bukan Tokopedia, jangan minta promo.” Sementara, Toped muncul di akun Duolingo Indonesia untuk memberikan klarifikasi yang tak kalah jenaka dengan menyatakan “Saya tidak mengajar bahasa.”

Pertukaran identitas ini langsung viral dan disambut dengan antusias oleh para penggemar. Bahkan kedua akun memperbarui bio mereka dengan sentuhan jenaka guna menanggapi kebingungan yang terjadi.

Tak hanya ramai di media sosial, keseruan kolaborasi ini juga hadir secara offline lewat dua billboard yang berdampingan di pusat Jakarta. Melalui pendekatan yang kreatif, keduanya berupaya “meluruskan identitas yang tertukar” dengan menampilkan karakter dan keunggulan khas masing-masing merek.

Tokopedia menegaskan posisinya sebagai platform e-commerce dengan berbagai promo terbaik. Sementara Duolingo menampilkan dirinya sebagai aplikasi belajar bahasa yang seru dan mudah diakses oleh siapapun.

Sebagai bagian dari kolaborasi ini, Duolingo mengumumkan peluncuran toko merchandise resmi pertamanya di Asia Tenggara, yang akan hadir melalui platform Tokopedia. Toko ini dijadwalkan resmi dibuka pada 11 November 2025.

Irene Tong, SEA Marketing Lead Duolingo menjelaskan, memperkenalkan karakter dan kekayaan intelektual (KI) ke audiens yang lebih luas selalu menjadi bagian penting dari identitas Duolingo.

Lebih dari sekadar menghadirkan akses belajar bahasa yang menyenangkan dan mudah dijangkau, perusahaan juga ingin membangun hubungan yang lebih dekat dengan para pengguna melalui karakter-karakter ikonik seperti Duo, Lily, Zari, dan lainnya.

“Kolaborasi kami dengan Tokopedia, platform e-commerce terdepan di Indonesia, untuk meluncurkan toko merchandise resmi pertama Duolingo di Asia Tenggara menjadi langkah penting dalam membawa karakter-karakter ini lebih dekat dengan audiens lokal. Inisiatif ini juga menegaskan komitmen kami untuk terus hadir dan tumbuh bersama Indonesia, salah satu pasar terpenting bagi Duolingo di dunia,” kata Irene.

Jonathan Theon Locanawan, Head of Marketing Tokopedia mengatakan, kolaborasi dengan Duolingo menunjukkan komitmen berkelanjutan Tokopedia untuk tetap relevan. Melalui aktivasi ini, perusahaan berharap jutaan penjual lokal di platform Tokopedia, bersama masyarakat luas, dapat melihat bagaimana Tokopedia terus menjadi destinasi yang tepat untuk belanja.

“Lebih dari sekadar menghadirkan konten yang relevan dengan audiens, kemitraan ini mencerminkan keyakinan kami bahwa kolaborasi dan inovasi dapat menciptakan dampak yang bermakna sekaligus menjadi contoh positif bagi perkembangan industri digital di Indonesia,” ujar Jonathan.(*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag