Harga Saham DCII, EMTK, GOTO, dan MLPT Melesat, Indeks Teknologi Menguat 3,87%

Harga Saham DCII, EMTK, GOTO, dan MLPT Melesat, Indeks Teknologi  Menguat 3,87%
Ilustrasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terpantau dari papan layar Mainhall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta pada Senin (10/11/2025). Foto oleh Nadia K. Putri/SWA

Indeks sektor teknologi (IDXTechno) menguat 3,87% ke level 10.543,40. Beberapa saham teknologi turut menahan penurunan level Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang pada penutupan perdagangan hari ini melemah tipis 0,04% ke level 8.391,24 poin. Investor cukup atratif mentransaksikan saham-saham tekonolgi, menurut data IDX Mobile.

Saham-saham teknologi yang masuk dalam daftar pencetak kapitalisasi pasar terbesar (top market cap) yaitu PT DCI Indonesia Tbk (DCII). Harga saham DCII menguat tipis 0,31% ke Rp261.825. Kemudian, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) yang harganya naik sebesar 0,89% atau menjadi Rp79.500 dari perdagangan sebelumnya (date to date). MLPT merupakan emiten yang terafiliasi dengan grup konglomerasi Lippo.

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) cukup menyedot minat investor yang terpicu rumor merger GOTO dan Grab di Indonesia. GOTO diperdagangkan sebanyak 56.969 kali. Harganya melesat sebesar 9,84% ke Rp67 dari Rp61. Kenaikan pesat ini salah satunya terjadi akibat rumor merger antara GOTO dengan Grab Holdings Limited (GRAB). Rumor tersebut diperkirakan membangunkan harga saham GOTO dari tidur panjangnya di rentang Rp54-Rp55.

Senior Investment Information PT Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta menuturkan rencana merger antara dua perusahaan ride hailing tersebut menciptakan ekspektasi pasar yang positif. Terlebih, rencana aksi korporasi tersebut melibatkan pemerintah, yang di waktu bersamaan pemerintah juga membahas rancangan regulasi ojek daring (online).

“Proses merger masih dikaji bentuk mergernya, walaupun juga sudah dibahas presiden. Sebenarnya pelaku pasar juga menantikan proses merger itu seperti apa, dan berharap rencana strategis itu bisa segera direalisasikan,” ujar Nafan yang dihubungi SWA.co.id di Jakarta, Senin (10/9/2025).

Saham konstituen indeks teknologi lainnya, yakni PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) turut menguat sebesar 1,57% atau menjadi Rp1.295. EMTK merupakan emiten yang terafiliasi dengan grup Emtek, yang membawahi PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) dan erat dengan eks startup unicorn PT Bukalapak.com Tbk (BUKA).

Kemudian, harga saham PTMetrodata Electronics Tbk (MTDL), ditutup menguat tipis 0,84%, menjadi Rp600. MTDL adalah emiten yang erat afiliasinya dengan Grup Ciputra. Sedangkan, emiten terafiliasi grup Djarum, PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) juga menguat 2,26% ke Rp452.

Adapun, saham GOTO di sepanjang perdagangan sesi kedua hari ini meruapakan saham dari lima saham yang mencetak frekuensi perdagangan terbanyak. Pada pukul 15.13 WIB, saham GOTO melesat ke Rp68 dengan frekuensi transaksi sebanyak 50.699. kali.

Kemudian, empat emiten yang mencetak frekuensi transaksi terbanyak disusul oleh PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), dan Darma Henwa Tbk (DEWA).

Pada periode perdagangan tersebut, harga saham INET naik menjadi Rp400 dan diperdagangkan hingga 93.484 kali. PJHB melesat ke Rp640 dan telah diperdagangkan 76.951 kali. Kemudian, CDIA naik ke Rp1.960 dan diperdagangkan 68.018 kali. Terakhir, DEWA melesat ke Rp396 dan diperdagangkan sebanyak 46.016 kali. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag