Bangun Daya Saing Berkelanjutan, GIS Wujudkan Ekosistem Digital Cerdas Melalui SAP
Andre Wihardjo, Deputy Managing Director & Group CTO Global Infotech Solution. (Foto : Istimewa). Ekonomi digital Indonesia saat ini terus mencatat pertumbuhan yang pesat. Berdasarkan data International Data Center Authority (IDCA), Indonesia menyumbang sekitar 40% dari nilai ekonomi digital di kawasan ASEAN, dengan proyeksi Gross Merchandise Value (GMV) mencapai sekitar US%360 miliar pada2030.
Hal ini berpotensi menjadikan Indonesia sebagai pasar digital terbesar di kawasan Asia Tenggara. Melihat momentum tersebut, Global Infotech Solution (GIS), penyedia layanan IT di Indonesia, mengambil langkah untuk memperkuat fondasi digitalnya dengan mengumumkan keberhasilan implementasi Systems, Applications, and Products in Data Processing (SAP) sebagai bagian dari strategi transformasi digital perusahaan.
"Langkah ini menjadi strategi penting dalam meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat tata kelola bisnis, dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional," ujar Edric Kurniadi, CFO Global Infotech Solution, pada keterangannya yang dikutip Kamis (13/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa implementasi SAP ini menjadi wujud nyata dari komitmen GIS dalam menghadirkan platform terpadu berbasis data real-time, yang memungkinkan perusahaan mengoptimalkan pengelolaan keuangan, kemitraan bisnis, serta sumber daya manusia. Dengan dukungan sistem ERP bertaraf global, GIS kini memiliki fondasi digital yang solid dan esensial untuk mempercepat pengambilan keputusan dan memperkuat daya saing di pasar teknologi nasional, dan bahkan di tingkat global.
“Implementasi SAP merupakan investasi strategis dalam membangun daya saing digital yang berkelanjutan. Sistem ini memungkinkan kami meningkatkan efisiensi biaya dan profitabilitas, sekaligus memperkuat posisi GIS sebagai mitra teknologi terpercaya di Indonesia,” tuturnya.
Proses implementasi SAP dilakukan secara kolaboratif oleh tim internal GIS bersama mitra konsultan SAP bersertifikat, memastikan seluruh tahapan mulai dari migrasi data, transfer knowledge, hingga uji sistem berjalan sesuai standar global. Melalui integrasi ini, GIS menargetkan peningkatan produktivitas di seluruh lini bisnis.
“Langkah ini mempertegas komitmen GIS dalam membangun infrastruktur digital yang berkelanjutan dan adaptif. Dengan fondasi sistem yang kuat, kami siap mendukung pertumbuhan bisnis pelanggan secara konsisten dan efisien.” tambah Andre Wihardjo, Deputy Managing Director dan Group CTO Global Infotech Solution.
Keberhasilan implementasi SAP menandai langkah baru bagi GIS untuk mendorong mewujudkan bisnis yang agile dan berkelanjutan, sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi penyedia solusi IT Services terdepan di Indonesia. Dengan langkah ini, GIS juga berkomitmen mendukung pertumbuhan ekosistem digital nasional. (*)v