Demam Floral Tea Global Tiba di RI: Molly Tea Resmi Buka Gerai di Jakarta

Demam Floral Tea Global Tiba di RI: Molly Tea Resmi Buka Gerai di Jakarta
Molly Tea hadir di Gandaria City. (Ist)
Molly Tea. (IG: mollytea_indonesia)
Molly Tea. (IG: mollytea_indonesia)

Setelah lebih dulu mencuri hati para pencinta teh di berbagai negara, Molly Tea, merek floral tea asal Shenzhen, China, kini resmi memasuki pasar Indonesia.

Brand ini menghadirkan pengalaman minum teh yang menyegarkan, terinspirasi dari budaya minum teh Asia Timur yang memadukan keanggunan tradisi dengan sentuhan gaya hidup modern. Dua gerai perdananya telah beroperasi di Mall Kelapa Gading 3 dan Gandaria City lantai LG, mengundang para penikmat teh untuk mencoba racikan floral tea khas Molly Tea.

Molly Tea mengandalkan teh beraroma bunga dengan karakter teh Asia Timur, meracik harmoni rasa dan tradisi dalam setiap gelas. Berdiri sejak 2020, jaringan Molly Tea berkembang pesat menjadi merek global dengan lebih dari 2.000 gerai di berbagai negara. Saat ini, Molly Tea sudah hadir di sejumlah kota besar dunia seperti Bangkok, Sydney, San Francisco, Toronto, London, dan Chicago, serta berhasil menarik perhatian konsumen modern pecinta teh.

Dengan mengusung tagline “Jasmine Delight at First Sight”, Molly Tea dikenal lewat teh melati sebagai signature utama, didampingi deretan varian floral tea premium lain yang masing-masing menawarkan karakter aroma dan rasa berbeda.

Varian Jasmine menghadirkan nuansa teh bunga yang segar, ringan, dan menenteramkan. White Champaca memberi wangi floral dengan nuansa manis lembut yang mengingatkan pada buah pir. Gardenia menawarkan profil aroma yang lebih earthy dengan sentuhan bunga yang menyeimbangkan rasa, sementara DanCong Oolong menonjolkan karakter teh sangrai dengan rasa lebih pekat.

Pilihan menunya cukup luas, mulai dari Floral Fresh Milk Tea, Matcha, Brewed Tea, Snowy Whipped Cream, hingga Floral Fruit Tea. Seluruh minuman diracik menggunakan teh premium yang diimpor dari China, sehingga menghasilkan keseimbangan aroma dan rasa yang terjaga.

Pelanggan juga dapat mengatur sendiri tingkat kemanisan sesuai preferensi, dengan rekomendasi gula 70% untuk menjaga karakter alami teh tetap dominan tanpa mengurangi sensasi manisnya.

Untuk varian Milk Tea, Molly Tea menggunakan susu segar sebagai dasar racikan. Di beberapa menu tertentu seperti Jasmine, Gardenia, dan White Champaca Oat Milk Tea, pelanggan dapat memilih susu oat sebagai alternatif.

Pengalaman menikmati floral tea dibuat semakin personal dengan beragam topping premium, mulai dari kacang-kacangan seperti Pecan dan Pistachio, White Boba dan Sago, hingga mousse dan krim seperti Jasmine Whipped Cream with Pecan, Pistachio Cheese, dan Matcha Cheese, yang dirancang untuk memberikan sensasi minum teh yang memanjakan.

Sebagai bagian dari perayaan kehadirannya di Indonesia, Molly Tea menghadirkan Molly Tea Garden, sebuah instalasi pop-up bertema bunga di Mini Atrium Gandaria City pada 20–23 November 2025. Area ini disusun sebagai ruang interaktif yang terinspirasi dari empat varian floral tea Molly Tea.

Pengunjung dapat mengikuti beragam aktivitas seru untuk mengumpulkan cap dan menukarkannya dengan hadiah eksklusif. Melalui instalasi ini, Molly Tea Garden dihadirkan sebagai pengalaman imersif bagi pelanggan yang ingin menjelajahi estetika floral tea.

Kreasi floral tea premium dari Molly Tea ditawarkan dengan harga mulai dari Rp28.000. Khusus untuk merayakan grand opening gerai di Gandaria City, Molly Tea memberikan promo beli 1 gratis 1 untuk varian Premium Jasmine, Gardenia, atau White Champaca Milk Tea yang berlaku pada 21–23 November 2025.

Setelah mengoperasikan dua gerai awal di Mall Kelapa Gading 3 dan Gandaria City, Molly Tea telah menyiapkan ekspansi ke sejumlah lokasi lain seperti Summarecon Serpong, The Park Pejaten, dan Supermal Karawaci yang ditargetkan buka pada Desember 2025. Selanjutnya, Molly Tea juga berencana memperluas jangkauan ke lebih banyak kota di Indonesia. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag