Timezone Bidik Lokasi Premium: Gerai ke-80 di PIK Jadi Simbol Babak Baru Ekspansi
Timezone Indonesia terus mengakselerasi ekspansi bisnisnya di pasar hiburan keluarga. Terbaru, perusahaan ini meresmikan gerai ke-80 di area Riverwalk Island, Pantai Indah Kapuk (PIK).
Gerai ini bukan hanya menambah jejak kehadiran Timezone di Indonesia, tetapi juga menandai langkah penting dalam strategi ekspansi format gerai independen (stand alone) yang lebih besar dan kaya pengalaman.
Gerai Timezone Riverwalk Island PIK menjadi istimewa karena tercatat sebagai gerai independen pertama Timezone di Indonesia sekaligus gerai independen terbesar di Asia. Dengan luas 2.184 meter persegi, venue ini dirancang sebagai destinasi rekreasi yang memungkinkan pengunjung menghabiskan waktu seharian di satu lokasi, mulai dari bermain, bersantap, hingga merayakan momen spesial.
“Pembukaan gerai independen pada kawasan Riverwalk Island PIK ini merupakan simbolis perayaan capaian Timezone Indonesia yang terus berkembang seiring berjalannya waktu,” ujar Naveen H, CEO TEEG Indonesia.
Bagi manajemen, kehadiran gerai ini menjadi wujud nyata bagaimana ekspansi Timezone tidak hanya berorientasi pada penambahan jumlah lokasi, tetapi juga pada peningkatan kualitas pengalaman hiburan yang ditawarkan.
Lebih dari 120 permainan dan atraksi dihadirkan di gerai terbaru ini. Pengunjung dapat menikmati Social Bowling, Laser Tag, Bumper Cars, Sportlab, hingga pengalaman VR imersif seperti Space Elevator dan Dragon Ride X.
Deretan permainan favorit seperti Chunithm Super Star, Animal Kaiser+, dan ClawTime juga tetap dihadirkan untuk menjangkau berbagai segmen pemain, mulai dari anak-anak hingga dewasa, dari gamer kasual hingga penggemar permainan ritme dan kompetitif.
Timezone Riverwalk Island PIK turut dilengkapi ruang pesta yang dapat menampung hingga 60 tamu serta Timezone Café dengan kapasitas 40 kursi. Fasilitas ini memperkuat positioning Timezone sebagai one-stop entertainment hub yang bukan hanya tempat bermain, tetapi juga ruang sosial untuk berkumpul bersama keluarga, sahabat, komunitas, maupun rekan kerja.
Sebagai gerai independen pertama, Timezone Riverwalk Island PIK dirancang untuk menghadirkan pengalaman hiburan baru yang memadukan serunya bermain, menikmati kuliner, dan merayakan momen spesial dalam satu ruang sosial. Konsep ini sejalan dengan strategi ekspansi Timezone yang kini semakin mengarah pada venue berukuran besar dengan konten atraksi yang lengkap, sehingga pengunjung dapat “menikmati satu hari penuh” di satu lokasi.
Pembukaan gerai ini juga menjadi wujud kolaborasi erat antara Timezone dan pengembang kawasan. Acara peresmian dilakukan oleh CEO TEEG Indonesia, Naveen H, bersama CEO Amantara, Agung Sedayu Group, Natalia Kusumo, dan dihadiri rekanan, komunitas, serta pelanggan setia Timezone. Melalui kerja sama ini, Timezone memanfaatkan kekuatan ekosistem kawasan PIK yang tengah berkembang sebagai destinasi gaya hidup dan rekreasi bagi masyarakat urban.
Natalia Kusumo, CEO Amantara, Agung Sedayu Group, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi strategis ini. Timezone Riverwalk Island PIK disebut sebagai bagian penting dari komitmen mereka dalam menghadirkan ekosistem entertainment berbasis pengalaman di Kawasan PIK. Kehadiran gerai baru ini dinilai akan memperkaya pilihan hiburan interaktif yang bisa dinikmati lintas generasi, sekaligus menghadirkan ruang sosial yang modern dan relevan dengan gaya hidup urban.
Menurutnya, kehadiran gerai baru ini akan semakin memperkaya pilihan hiburan interaktif yang dapat dinikmati lintas generasi, sekaligus menghadirkan ruang sosial yang modern, inspiratif, dan relevan dengan gaya hidup urban masa kini.
“Kami berharap kehadiran Timezone Riverwalk Island PIK dapat menjadi magnet aktivitas baru yang memperkaya perjalanan para pengunjung maupun wisatawan yang datang ke kawasan ini,” ujar Natalia.
Bagi Timezone, kolaborasi dengan pengembang besar seperti Agung Sedayu menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan proyek stand alone di PIK. Diakui Naveen, secara kemitraan, kerja sama dengan Agung Sedayu berjalan sangat baik. Ia benar-benar bekerja sama untuk mewujudkan proyek ini, dan hasilnya tampak dari keberhasilan pembukaan gerai stand alone terbesar di kawasan PIK yang sekaligus mempertegas strategi ekspansi Timezone di segmen lokasi-lokasi premium.
Soal rencana ekspansi ke depan, khususnya penambahan gerai pada 2026, Naveen menyebut jumlah pastinya belum bisa dipastikan. Timezone tidak asal membuka gerai, melainkan selektif berdasarkan ketersediaan lokasi dan properti yang sesuai kebutuhan dari sisi luas area dan potensi pasar. Tahun lalu Timezone berhasil membuka 10 gerai, sementara tahun ini ada 12 gerai baru yang beroperasi.
“Polanya memang tergantung pada kesempatan yang ada,” kata Naveen menjawab pertanyaan SWA.co.id.
Meski begitu, arah ekspansinya jelas: Timezone akan terus membidik lokasi-lokasi potensial dengan luas sekitar 1.000–1.500 meter persegi agar bisa menghadirkan wahana utama seperti bowling, bumper car, dan atraksi andalan lainnya. Pendekatan ini memperlihatkan bahwa pertumbuhan Timezone di Indonesia bertumpu pada kombinasi antara kualitas venue, kekuatan konsep hiburan, dan pemilihan lokasi yang strategis.
Kolaborasi dengan pengembang besar serta fleksibilitas dalam memilih properti di berbagai kota membuka peluang pertumbuhan yang lebih luas di masa mendatang. Timezone terus memperkuat kehadirannya di pasar Indonesia melalui strategi ekspansi yang selektif dan berbasis potensi lokasi.
“Jadi, prinsipnya, di mana pun ada lokasi yang bagus, baik dari sisi luas maupun strategis kami akan terus ekspansi,” tutup Naveen. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.