CEO Danantara: Rencana Merger GoTo–Grab Menunjukkan Arah Positif

CEO Danantara: Rencana Merger GoTo–Grab Menunjukkan Arah Positif
Menteri investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani usai konferensi pers capaian realisasi investasi triwulan I 2025 di Jakarta, Selasa (29/4/2025). (FOTO: ANTARA)

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan proses penggabungan atau merger antara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Grab masih berjalan.

MENTERI Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan proses penggabungan atau merger antara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Grab masih berjalan.

"Masih berjalan itu," ujar Rosan ditemui setelah melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 27 November 2025.

DIa mengatakan saat ini belum ada keputusan final soal penggabungan dua perusahaan tersebut. Menurutnya, penggabungan tersebut menunjukkan kemajuan yang positif. "Positif, sinyalnya positif," katanya.

Pada 11 November lalu, Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara Indonesia Pandu Sjahrir menyatakan keputusan penyatuan atau merger GoTo dengan Grab Indonesia, sepenuhnya diserahkan kepada kedua perusahaan. Meski demikian Danantara dan pemerintah akan terus memantau prosesnya.

Pandu mengatakan bahwa prioritas utama tetap terletak pada aspek fundamental bisnis antar perusahaan atau business-to-business (B2B). “Kan pemerintah juga memberi masukan, kami pasti mengikuti masukan dari pemerintah. Tapi yang paling penting unsur B2B-nya,” ujar Pandu di Wisma Danantara Jakarta, Selasa, 11 November 2025.

Danantara akan terus memberikan dukungan, dengan catatan merger dapat menghasilkan keuntungan finansial bagi perusahaan. “Karena yang penting juga dari sisi commercial return harus ada. Jadi kami harus juga menjaga itu,” ujarnya.

Adapun Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut adanya rencana penggabungan antara GoTo dan Grab. Prasetyo mengatakan bahwa pembahasan penggabungan tersebut merupakan bagian dari diskusi yang lebih luas mengenai rancangan peraturan presiden (perpres) terkait ojek daring.

Menurutnya, Danantara akan terlibat dalam proses penggabungan dua perusahaan tersebut.

Prasetyo menyampaikan bahwa rencana penggabungan kedua perusahaan itu masih dalam tahap pencarian bentuk, yang bisa berupa merger ataupun akuisisi.

Sementara Corporate Secretary PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk R A Koesoemohadiani menyatakan belum ada keputusan perihal merger. “Perseroan menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan maupun kesepakatan yang dibuat terkait hal tersebut,” tuturnya.

Sumber: Tempo.co

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag