Sharp dan Plasticpay Edukasi Daur Ulang Botol Plastik Lewat Teknologi RVM di Plaza Indonesia

Peresmian pengoperasian mesin Reverse Vending Machine (RVM) di Plaza Indonesia. (Foto: Sharp)

Di tengah meningkatnya kesadaran publik terhadap isu lingkungan, Sharp Indonesia terus menunjukkan langkah konkret dalam mewujudkan bisnis yang berkelanjutan. Terbaru, perusahaan ini meresmikan pengoperasian mesin Reverse Vending Machine(RVM) di Plaza Indonesia, hasil kolaborasi dengan Plasticpay.

Inisiatif ini melanjutkan kesuksesan program serupa di Mal Artha Gading yang telah berjalan selama setahun, sekaligus menegaskan komitmen Sharp dalam mendukung gerakan ekonomi sirkular dan pengelolaan sampah plastik yang lebih bertanggung jawab.

Plaza Indonesia menyambut positif kolaborasi ini sebagai wujud nyata komitmen terhadap praktik berkelanjutan. Sebagai landmark komersial yang menjunjung sustainability, kehadiran RVM dinilai strategis dalam mendorong perilaku ramah lingkungan di kawasan urban.

“Kolaborasi dengan Sharp dan Plasticpay menjadi langkah konkret kami untuk memperluas fasilitas daur ulang dan mengajak pengunjung berpartisipasi langsung dalam pengurangan sampah plastik,” ujar Pitra Zayanoza, Financial Controller General Manager Plaza Indonesia.

Program ini sejalan dengan visi Sharp dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) serta tanggung jawab kami untuk berkontribusi pada bumi yang lebih bersih, sehat dan lestari.

“Keberlanjutan adalah komitmen jangka panjang Sharp Indonesia. Melalui peluncuran RVM di Plaza Indonesia, kami ingin memberi contoh bahwa teknologi mampu menjadi solusi yang mudah diakses untuk mendorong kebiasaan daur ulang,” ujar Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager Sharp Indonesia.

Plasticpay sebagai mitra teknologi menekankan pentingnya memperluas titik pengumpulan untuk memperbesar dampak lingkungan. Data setahun terakhir menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kesadaran tinggi ketika diberikan solusi yang praktis dan terukur.

“Kehadiran RVM di Plaza Indonesia diyakini akan memperkuat ekosistem daur ulang dan meningkatkan volume plastik yang terkumpul,” kata Yan Kurniawan, COO Plasticpay.

Andry menjelaskan sepanjang operasionalnya di Mal Artha Gading dari bulan Agustus 2024, program daur ulang berbasis insentif ini telah menunjukkan dampak yang terukur. Sebanyak 2.065,98 kilogram plastik, setara dengan 110.480 botol berhasil dikumpulkan hanya dari satu titik RVM.

Inisiatif ini mendorong partisipasi aktif masyarakat, dengan keterlibatan 1.289 pengguna dan total 8.859 transaksi selama satu tahun. Melalui sistem penukaran poin, sebanyak 6.186.882 poin telah diterima pengguna sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka terhadap lingkungan.

Pencapaian tersebut menjadi dasar optimisme Sharp saat meresmikan kehadiran RVM di Plaza Indonesia. Melalui lokasi baru yang memiliki profil pengunjung premium dan tingkat mobilitas tinggi, Sharp berharap inisiatif keberlanjutan ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus memperluas dampaknya terhadap lingkungan.

Sharp berharap, semakin banyaknya RVM di ruang publik dapat mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam gerakan pengurangan sampah plastik. Langkah sederhana seperti memasukkan botol ke mesin RVM mampu memberi dampak nyata bagi bumi mulai dari menekan emisi hingga menjaga ruang hijau.

Melalui kolaborasi ini, Sharp menegaskan bahwa aksi keberlanjutan bukan sekadar kampanye, melainkan investasi bagi masa depan lingkungan Indonesia sekaligus upaya mendorong gaya hidup ramah lingkungan di kalangan masyarakat. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag