ACCA Indonesia 2025: Merajut Kolaborasi, Meneguhkan Integritas Profesi Akuntansi

ACCA Indonesia Gelar Stakeholders Reception 2025, Sambut Fellow dan Anggota Baru, Resmikan IMP 25/27. (Foto: Ist).

Sebagai wadah profesional akuntansi berskala global, The Association of Chartered Certified Accountants (ACCA) Indonesia kembali menegaskan perannya dalam membangun ekosistem keuangan yang berintegritas dan berkelanjutan.

Melalui Stakeholders Reception 2025 yang digelar di Le Meridien Jakarta, ACCA mempertemukan para pemimpin bisnis, akademisi, regulator, mitra internasional, dan anggotanya untuk merayakan capaian sepanjang tahun sekaligus memperkuat komitmen bersama bagi masa depan profesi akuntansi di Indonesia.

Malam resepsi dibuka oleh Keziah McConnell, Deputy Trade Director Department for Business and Trade, British Embassy Jakarta, yang menegaskan dukungan pemerintah Inggris terhadap ACCA.

Dalam keynote-nya, Pulkit Abrol, Director Asia Pacific ACCA, menegaskan bahwa integritas, inklusi, dan inovasimenjadi fondasi utama ACCA dalam menghadapi tantangan global. Sejak berdiri pada 1904, ACCA konsisten melayani kepentingan publik, mendorong bisnis berkelanjutan, dan memperkuat profesi akuntansi di kancah internasional.

Ia menambahkan, ACCA bukan sekadar asosiasi profesional, melainkan keluarga global yang menyatukan lebih dari 750.000 akuntan dan calon akuntan di 180 negara. “Keanggotaan ACCA membuka peluang lintas batas dan diakui secara global atas keunggulan serta profesionalisme etis,” ujarnya.

Julia Simatupang, Country Manager & Chief Representative ACCA Indonesia, memaparkan “ACCA Indonesia: A Year Highlight” yang merangkum capaian dan kemitraan strategis sepanjang 2025.

Ia menegaskan posisi Indonesia sebagai pasar kunci di Asia Pasifik, dengan inisiatif seperti kolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia dalam Forum ESG, Employers Talents Connect 2025, serta lima MoU baru termasuk di Makassar yang memperluas jangkauan ACCA hingga Indonesia Timur.

“Pendidikan tetap menjadi inti misi kami, memastikan mahasiswa di seluruh Indonesia dapat mengakses pendidikan akuntansi kelas dunia,” tegas Julia.

Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah, regulator, dan mitra internasional, termasuk Kementerian Keuangan, BPK RI, OJK RI, Bursa Efek Indonesia, serta Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia dan ASEAN.

Andrew Lim, Portfolio Head ACCA Maritime Southeast Asia, menegaskan semangat kolaborasi yang menjadi ruh acara. Ia menekankan bahwa pendidikan profesional adalah perjalanan seumur hidup, dengan Kualifikasi ACCA sebagai awal menuju karier global.

Andrew juga menyoroti peluang luas bagi anggota ACCA lewat portal pekerjaan internasional dan sumber daya digital. “Akuntan berperan penting membangun masa depan berkelanjutan dan mendorong perubahan positif,” ujarnya.

Acara berlanjut dengan Penganugerahan Fellow & Anggota Baru 2025 serta Inaugurasi IMP 25/27, menandai tonggak penting pertumbuhan ACCA di Indonesia, dan ditutup dengan sesi networking yang mempertemukan pemangku kepentingan lintas sektor untuk merayakan kolaborasi dan komitmen bagi masa depan profesi akuntansi.(*).

# Tag