Planet Laptop Resmikan Cabang Pertama di Depok, Menyodorkan Laptop Bersertifikasi
Planet Laptop, jaringan ritel yang berfokus pada perangkat laptop bersertifikasi (certified pre-owned/CPO) resmi membuka cabang pertamanya di Kota Depok. Founder & CEO Planet Laptop, Basytyan K. Pratama, mencermati Depok sebagai salah satu pusat pendidikan terbesar di Indonesia. Ribuan mahasiswa dari Universitas Indonesia, Gunadarma, Polimedia, hingga Universitas Pancasila menjadikan perangkat laptop sebagai kebutuhan utama untuk menunjang aktivitas akademik mereka.
Ia menilai ketersediaan peritel laptop bersertifikasi dapat membantu menjembatani kebutuhan tersebut. “Depok ini rumah bagi banyak bakat muda. Tapi sering kali kemampuan mereka terkendala perangkat. Kami ingin hadir sebagai solusi yang dapat diandalkan,” ujarnya pada siaran pers di Jakarta, Senin (8/12/2025).
Planet Laptop membawa konsep CPO yang sebelumnya lebih populer di pasar smartphone. Dengan pendekatan ini, perangkat laptop bekas yang masih layak pakai melewati tahap pengecekan dan sertifikasi sebelum dijual kembali. Dia menyebutkan model tersebut sebagai langkah untuk memperluas akses teknologi tanpa membebankan biaya tinggi kepada pelajar maupun pekerja kreatif.
“Teknologi sudah menjadi bagian dari kebutuhan dasar belajar dan bekerja. Kami ingin membuatnya lebih mudah dijangkau tanpa mengorbankan kualitas,” kata Basytyan.
Selain penjualan perangkat, gerai ini juga menyediakan konsultasi teknologi, layanan purna jual, serta perbaikan perangkat. Gerai ini diharapkan dapat membantu mengurangi kesenjangan kepemilikan perangkat di daerah perkotaan. Planet Laptop menilai bahwa perpanjangan usia pakai perangkat melalui proses sertifikasi juga berkontribusi pada pengurangan limbah elektronik.
Ia juga mengungkapkan gerai Depok menjadi titik awal ekspansi nasional Planet Laptop. Perusahaan menyebut masih menyiapkan beberapa kota lain sebagai target pembukaan cabang berikutnya, khususnya kota dengan populasi pelajar dan pekerja digital yang besar. “Kami ingin membangun ekosistem ritel teknologi yang lebih inklusif. Depok adalah langkah pertama,” ujarnya. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.