IPO Superbank (SUPA) Dipesan Lebih dari 1 Juta, Ini Kata Sucor Sekuritas

IPO Superbank (SUPA) Dipesan Lebih dari 1 Juta, Ini Kata Sucor Sekuritas

Sekuritas anggota bursa, Sucor Sekuritas, mencatat penawaran umum perdana saham (IPO) PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) mengalami oversubscribed hingga 318,69 kali, dengan jumlah permintaan investor mencapai lebih dari 1 juta order. Sucor menilai capaian ini mencerminkan tingginya antusiasme investor terhadap bisnis bank digital.

“Respons seperti ini menandakan bahwa appetite investor terhadap IPO sektor perbankan digital masih sangat kuat,” jelas CEO Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya, dalam keterangan resmi yang diterima SWA.co.id pada Selasa (16/12/2025).

Bernadus menilai, antusiasme investor menjadi sinyal kuat kepercayaan pasar terhadap fundamental, strategi pertumbuhan, serta prospek jangka panjang bisnis bank digital SUPA.

Selain itu, kondisi oversubscribed diharapkan berdampak positif terhadap likuiditas perdagangan saham setelah pencatatan, sekaligus menjadi katalis bagi pengembangan sektor perbankan digital di Indonesia.

Berdasarkan laman profil emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI), SUPA telah terdaftar di situs resmi BEI dan masuk ke sektor keuangan, khususnya industri perbankan. Pada Rabu (17/12/2025), SUPA dijadwalkan melantai di bursa dan tercatat di papan pengembangan.

Adapun harga penawaran SUPA sebesar Rp635 dengan nilai nominal Rp100. SUPA mencatatkan saham sebanyak 33.358.047.450 saham. Sementara itu, jumlah saham pendiri tercatat 29.490.405.350 saham. Adapun porsi publik sebanyak 4.406.612.300 saham, serta terdapat 338.970.200 saham yang tidak tercatat.

Porsi saham mengambang (free float) SUPA di publik tercatat mencapai 4.406.612.300 saham. Adapun saham yang tidak tercatat berasal dari kepemilikan PT Kudo Teknologi Indonesia (KTI), yang merupakan bagian dari modal ditempatkan dan disetor penuh SUPA pasca IPO, namun tidak dicatatkan di bursa.

Komposisi pemegang saham terbesar SUPA adalah PT Elang Media Visitama sebanyak 9.175.800.159 saham, disusul PT Kudo Teknologi Indonesia sebanyak 5.650.340.722 saham. Keduanya terkunci (lock up) selama 12 bulan sejak tanggal pertama kali SUPA IPO.

Selanjutnya, SUPA juga dimiliki Glas Trust (Singapore) Ltd Cq. Bersama Sustainability Trust sebanyak 650 juta saham. Namun, periode lock up untuk porsi tersebut hanya 8 bulan, terhitung sejak tanggal setelah pernyataan pendaftaran IPO dinyatakan efektif. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag