Infografik SWA: Dividen Ultrajaya (ULTJ) Meningkat Setelah COVID-19, Segini Besarannya
Manajemen PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) menyampaikan bahwa perseroan mencatat tren pembagian dividen yang meningkat dari tahun ke tahun. Terbaru, ULTJ membagikan dividen Rp45 per saham yang telah dibayarkan kepada pemegang saham pada 28 Mei 2025.
Sekretaris Perusahaan Ultrajaya, Helina Widayani, menjelaskan pembagian dividen tersebut dilakukan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 2 Mei 2025.
Dalam rapat itu, pemegang saham menyepakati total dividen sebesar Rp467,9 miliar, setara 40,6% dari laba bersih tahun buku 2024, dengan jumlah saham beredar 10.398.175.200 lembar.
“Jika melihat data historis, pembagian dividen per lembar saham perseroan dari tahun 2022 mengalami peningkatan,” jelas Helina kepada peserta paparan publik daring pada Jumat (19/12/2025).
Berdasarkan data historis yang dipaparkan, dividen per saham ULTJ tercatat Rp25 pada 2022, meningkat menjadi Rp30 pada 2023, lalu naik ke Rp40 pada 2024, dan mencapai Rp45 pada 2025.
Sementara itu, jika menengok masa pandemi pada 2020, dividen per saham ULTJ masih berada di Rp12, sebelum kemudian sempat melonjak tajam pada tahun berikutnya dan kembali turun pada 2022, lalu berangsur pulih dalam beberapa tahun terakhir.
Dari sisi rasio pembagian dividen, Helina menyebut dividend payout ratio ULTJ sebesar 20% pada 2022, meningkat menjadi 32% pada 2023, naik tipis ke 35% pada 2024, dan kemudian melesat ke 41% pada 2025.
Pada perdagangan sesi II, saham ULTJ terkoreksi 0,33% ke level Rp1.495 dari Rp1.500 pada pukul 14.21 WIB, mengacu pada aplikasi IDX Mobile. Level tersebut menjadi harga terendah hari itu, setelah sebelumnya menyentuh harga tertinggi di Rp1.520.
Emiten barang konsumen primer ini mencatat kapitalisasi pasar Rp15,5 triliun dengan volume transaksi 1,67 juta saham. Saham ULTJ diperdagangkan sebanyak 1.036 kali dengan nilai transaksi mencapai Rp2,52 miliar. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.